Referensimaluku.id, -AMBON – Aplikasi transportasi online Maxim mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan di Kota Ambon pada kuartal pertama tahun 2026. Data internal menunjukkan adanya peningkatan penggunaan layanan hingga lebih dari 30% dibandingkan periode sebelumnya. Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap layanan Maxim di ibu kota Maluku.
Dalam wawancara eksklusif dengan Referensi Maluku, Feky Julian Pesurnay, Head Division ID Maxim Ambon, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh komitmen perusahaan untuk selalu menyediakan pengemudi (driver) yang siap siaga dan responsif terhadap setiap pesanan pelanggan.
“Pertumbuhan 30% ini lebih kepada kepercayaan publik. Kami berupaya agar selalu ada driver yang cepat merespons setiap orderan yang dibuat oleh pelanggan,” ujar Fery, Rabu (8/4/2026).
Tantangan Geografis: Gang dan Jalan Berbukit
Meski tumbuh pesat, operasional Maxim di Ambon menghadapi tantangan unik akibat kondisi geografis kota yang berbukit dan memiliki banyak gang sempit. Feky mengakui bahwa hal ini menjadi kendala awal saat melakukan survei peluncuran aplikasi.
“Ambon bukan wilayah yang landai. Banyak gang kecil dan lorong-lorong sempit yang menjadi tantangan tersendiri. Terkadang, mitra driver terlihat selektif menerima orderan yang masuk ke area menanjak atau gang sempit. Namun, kami terus mengedukasi bahwa semakin rajin mitra mengambil orderan tersebut, semakin besar pula pendapatan yang bisa mereka dapatkan,” jelasnya.
Terkait isu konektivitas internet yang sering menjadi sorotan di wilayah kepulauan, Feky memastikan bahwa gangguan layanan (error atau bug) pada aplikasi sangat jarang terjadi dan bersifat sementara. “Jika ada masalah, tim teknis kami langsung menanganinya dalam hitungan menit. Tidak berlangsung lama,” tegasnya.
Jaminan Kesejahteraan dan Perlindungan Mitra
Menanggapi isu kesejahteraan mitra pengemudi yang sering menjadi pertanyaan publik, Feky menjelaskan bahwa Maxim telah menyediakan skema perlindungan yang komprehensif. Saat ini, perusahaan gencar mengimbau para mitra untuk mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan yang sudah terafiliasi langsung dengan aplikasi Mitra Maxim.
Selain itu, Maxim juga memiliki program perlindungan melalui Yayasan YPSSI. “Jika mitra mengalami kecelakaan atau kendala di lapangan saat menjalankan order, mereka bisa mengajukan klaim pengobatan ke yayasan kami. Perlindungan ini tidak hanya untuk mitra, tapi juga untuk pelanggan. Selama orderan dapat dilacak (traceable), kami akan bantu proses klaimnya,” papar Feky.
Siap Adaptasi Regulasi Pemerintah Daerah
Menyikapi wacana pemerintah daerah yang berencana memperketat aturan transportasi online, Feky menyatakan kesiapan penuh Maxim untuk beradaptasi. “Kami senantiasa siap menyesuaikan diri dengan regulasi yang disampaikan pemangku kepentingan. Penyesuaian ini akan kami lakukan tanpa merugikan mitra maupun pelanggan, namun tetap patuh pada aturan pemerintah,” ungkapnya.
Fokus 2026: Kolaborasi dengan UMKM Lokal
Memasuki tahun 2026, Maxim Ambon merancang langkah konkret untuk membangun ekosistem digital yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada transportasi penumpang. Salah satu fokus utama adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui fitur Maxim Delivery.
“Berkaca dari tahun lalu yang banyak melakukan kegiatan sosial seperti bakti sosial ke panti asuhan dan bersih-bersih lingkungan, tahun ini kami rencana akan menggandeng instansi dan mendekatkan diri pada UMKM. Banyak pelaku usaha yang punya produk tapi bingung soal pengiriman. Dengan Maxim Delivery, solusi antar barang menjadi lebih mudah dan efisien,” jelas Feky.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Ambon kini sudah sangat melek teknologi dan mampu memilih layanan yang paling efisien untuk kebutuhan bepergian mereka.
Pantauan Jangka Panjang
Publik kini menanti apakah pertumbuhan pesat ini akan membawa dampak jangka panjang bagi perekonomian lokal, khususnya bagi para mitra pengemudi dan pelaku UMKM. Maxim sendiri berkomitmen untuk terus memantau performa dan meningkatkan kualitas layanan di wilayah Maluku.
“Kami akan terus pantau bagaimana ke depannya performa Maxim di wilayah Maluku. Terima kasih atas kepercayaan masyarakat Ambon,” tutup Feky mengakhiri wawancara.(RM-06)










Discussion about this post