Referensimaluku.id, –TUAL – Dua nelayan asal Kota Tual, Lanoho Latarisa (65) dan Aan (43), berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Basarnas Pos SAR Tual bersama Tim SAR Gabungan. Keduanya ditemukan terombang-ambing di sekitar Perairan Pulau Baer setelah longboat yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin, Minggu (24/5/2026).
Koordinator Pos SAR Tual menyatakan bahwa informasi awal mengenai keadaan darurat (distress) diterima pada pukul 08.40 Waktu Indonesia Timur (WIT) dari seorang pelapor bernama R. Arjan. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa kedua nelayan meminta bantuan karena tidak dapat menggerakkan perahu mereka akibat mati mesin, sehingga hanyut terbawa arus.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 09.00 WIT. Sekitar 45 menit kemudian, atau tepatnya pukul 09.45 WIT, kedua korban berhasil ditemukan,” ujar Koordinator Pos SAR Tual.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) ini berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup menantang. Saat kejadian, wilayah perairan tersebut diguyur hujan ringan dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan 24 knot. Tinggi gelombang di lokasi diperkirakan mencapai 1,25 meter.
Meski demikian, tim yang terdiri dari unsur Basarnas Pos SAR Tual, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Stasiun Tual, serta keluarga korban, berhasil melakukan evakuasi dengan cepat menggunakan peralatan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Rescue Car.
“Saat ditemukan, kedua korban dalam keadaan sadar dan sehat. Mereka langsung dievakuasi menuju Desa Nam, Kota Tual, untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.
Diketahui, kedua nelayan tersebut telah berangkat melaut sejak Sabtu (23/5/2026) dan berencana kembali ke daratan pada hari Minggu. Namun, nahas bagi mereka, mesin tempel longboat rusak di tengah perjalanan pulang, memaksa mereka menunggu bantuan di tengah laut.
Dengan ditemukannya kedua korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan berakhir (On Scene Completed). Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kembali ke satuan masing-masing.
Basarnas Pos SAR Tual kembali mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, memastikan kelaikan kapal, serta membawa alat komunikasi dan sinyal darurat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (RM-04)










Discussion about this post