REFMAL.ID, Ambon – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mengimbau seluruh warganya untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan bijak dalam menggunakan media social di tengah situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sebagian wilayah Provinsi Maluku, khususnya Pulau Ambon dan sekitarnya yang belakangan ini relatif terusik ulah pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Dalam keterangan resminya pada Jumat (4/4/2025), Pemkab MBD memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat akan kondusif jika seluruh komponen masyarakat termasuk pemerintah menyadari tanggung jawab Bersama. Apalagi, di era digital saat ini di mana penyebaran informasi yang keliru dan menyesatkan hanya terjadi dalam hitungan detik dan dapat memicu kepanikan jika tidak disikapi secara bijak.
“Jangan mudah percaya apalagi menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Kita harus jadi pelindung damai, bukan penyulut api,” demikian pesan utama dari imbauan resmi Pemkab MBD tersebut yang juga diterima Referensimaluku.id.
Pemkab MBD merinci tiga poin utama dalam seruan moralnya kepada masyarakat, antara lain masyarakat tak boleh terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan yang berpotensi memecah belah persaudaraan antarwarga. ’’ Tidak menyebarkan konten atau berita yang belum terverifikasi kebenarannya di media sosial. Terus menjaga dan merawat nilai-nilai kebersamaan serta hidup berdampingan sebagai warga Kabupaten MBD,’’ begitu seruan Pemkab MBD.
Imbauan ini dirilis sebagai langkah antisipatif dan pengingat bagi publik untuk menjaga stabilitas wilayah, karena Maluku memiliki sejarah panjang konflik sosial yang sensitif terhadap informasi liar dan menyesatkan.
“Damai bukan sekadar situasi tanpa konflik, tapi juga soal komitmen bersama menjaga narasi positif, baik di dunia nyata maupun ruang digital,” seruan lain Pemkab MBD.
Pemerintah juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan penggiat media lokal untuk turut serta menyuarakan pentingnya literasi informasi dan menjaga ketenangan di tengah masyarakat.
Pemkab MBD menutup imbauannya dengan ajakan bersama “Mari katong jaga Provinsi Maluku dan Kabupaten MBD yang aman, damai, dan harmonis’’.










Discussion about this post