Referensimaluku.id, -Tehoru-– Warga Dusun Mahu, Desa Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah, hingga kini mengaku belum menikmati aliran listrik seperti daerah lain pada umumnya. Kondisi ini dikeluhkan karena sangat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.
Ketiadaan listrik dinilai menjadi persoalan serius yang sudah seharusnya mendapat perhatian dari pihak terkait, khususnya PT PLN (Persero) Cabang Masohi. Warga berharap pihak PLN segera turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mengambil langkah konkret.
Salah satu warga, Jena, kepada media ini, Selasa (7/4/2026), mengungkapkan bahwa masyarakat Dusun Mahu masih hidup dalam keterbatasan akibat belum tersedianya layanan listrik yang memadai.
“Kami sampai sekarang belum menikmati listrik seperti masyarakat di tempat lain. Padahal listrik sangat penting untuk kehidupan sehari-hari, baik untuk penerangan rumah maupun anak-anak yang belajar di malam hari,” ujarnya.

Menurutnya, ketiadaan listrik tidak hanya berdampak pada kenyamanan hidup warga, tetapi juga memperlambat perkembangan dusun dari berbagai aspek. Anak-anak sekolah, misalnya, terpaksa belajar dengan penerangan seadanya di malam hari.
Selain itu, akses terhadap informasi dan komunikasi juga menjadi terbatas, sehingga berdampak pada kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Warga pun mendesak agar PLN Cabang Masohi menjadikan persoalan ini sebagai prioritas, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil.
“Kami berharap keluhan ini tidak hanya didengar, tetapi segera ditindaklanjuti dengan langkah nyata. Kami ingin Dusun Mahu juga bisa menikmati layanan listrik yang layak,” tambahnya.
Dengan adanya perhatian dan komitmen dari pihak PLN, warga optimistis impian untuk menikmati listrik di Dusun Mahu dapat segera terwujud.










Discussion about this post