Referensimaluku.id, -Ambon- Tim penyidik Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Maluku akhirnya membongkar praktik ilegal penimbunan dan pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Kapaha, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (07/04/2026) pagi.
Dalam operasi yang berlangsung sejak sekitar pukul 08.00 WIT, polisi menggerebek sebuah gudang yang diduga kuat telah lama digunakan sebagai lokasi penyimpanan dan pengolahan BBM ilegal. Dari lokasi tersebut, aparat menemukan belasan drum berisi minyak tanah (mitan) dan solar ilegal.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas penimbunan dan pengoplosan BBM di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, tim Subdit Tipiter langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya melakukan penggerebekan.
Seluruh barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku di kawasan Batu Gajah, Sirimau, untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama, mengungkapkan bahwa dalam operasi tersebut, tiga orang langsung diamankan di lokasi kejadian.
“Ada tiga orang yang diamankan dari TKP. Saat ini mereka masih dalam proses klarifikasi untuk mengetahui peran masing-masing, serta menentukan siapa yang dapat ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Piter kepada wartawan, Selasa petang.
Ia menjelaskan, laporan masyarakat diterima pada malam hari, yang kemudian langsung ditindaklanjuti oleh personel Subdit Tipiter. Setelah dilakukan pengecekan lapangan, tim menemukan indikasi kuat adanya aktivitas ilegal terkait BBM.
“Sekitar pukul 07.30 WIT tim sudah mengamankan barang bukti serta orang-orang yang diduga terlibat. Saat ini seluruh fakta di lapangan masih terus didalami,” tambahnya.
Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat praktik penimbunan dan pengoplosan BBM tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi membahayakan masyarakat.
Polisi memastikan akan mengusut tuntas jaringan di balik aktivitas ilegal tersebut. (RM-06(










Discussion about this post