REFMAL.ID, Ambon – Bongkar kasus dugaan “pancuri kepeng negara” sekira Rp 3,7 Miliar dalam kurun waktu 2020-2024 di PT. Dock Perkapalan Waiame (DPW), Jaksa Kejaksaan Negeri Ambon kembali memeriksa Direktur PT. DPW, SR.
Sebelumnya, SR telah diperika tim penyidik Pidana Khusus Kejari Ambon saat kasus yang diduga merugikan keuangan negara mencapai Rp3,7 miliar ini, masih dalam tahap penyelidikan.
Kasi Intel Kejari Ambon, Alfred Talompo kepada wartawan mengatakan, pemeriksaan terhadap SR, Dirut PT. DPW merupakan rangkaian penyidikan tim penyidik dalam upaya mengumpulkan bukti -bukti di balik dugaan kasus “tou” (mencuri) uang negara tersebut.
Sehari sebelumnya tim penyidik Kejari setempat juga memeriksa General Manager PT. Pelayaran Dharma Indah (PDI), Theresia Ruth Rachel Bagenda.
“Hari ini pemeriksaan satu saksi dari PT Dock Waiame Ambon yaitu SR selaku General Manager di perusahaan tersebut. Pemeriksaan dimulai sejak pukul 09.00 Wit,”ungkap Talompo sebagaimana dikutip Referensimaluku.id, Kamis (15/5/2025).
Pemeriksaan terhadap SR sebagai saksi selesai dipukul 15.30 WIT atau sekitar enam jam lebih. Pemeriksaan akan dilanjutkan lagi pada Jumat (16/5/2025).
“Pemeriksaan masih lanjut besok. Tadi dihentikan karena ada kegiatan Pidsus di Kejati Maluku, sehingga nanti lanjut besok,”ujar Talompo.
Sementara terkait, agenda pemeriksaan bos PT Sumber Rejeki Ronny Rambitan alias Kiat maupun pimpinan Panca Karya, Talompo mengaku belum mengetahui. Namun, dalam pengembangan pemeriksaan, jika pihak-pihak tersebut diperlukan keterangannya, sudah tentu penyidik akan memangil dan memeriksa kedua bos tersebut.
“Kalau yang itu saya belum tahu. Kalau ada nanti pasti saya infokan. Yang pasti sejauh ini sejak ditingkatkan ke penyidikan, itu kita sudah panggil 17 saksi yang yang hadir hanya beberapa saja karena memang ada yang berdomisili di luar Ambon,”akui Talompo. (Tim RM)
Discussion about this post