Referensimaluku.id, –AMBON— Personel Polsek Sirimau bersama Tim Identifikasi Polresta Ambon mengevakuasi jenazah seorang perempuan yang ditemukan di Muara Sungai Wai Ruhu, tepatnya di bawah Jembatan Merah Putih, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (18/05/2026) dini hari.
Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh Markus Lappi, seorang pengemudi ojek online aplikasi Maxim, sekitar pukul 04.30 WIT. Saat itu, Markus tengah melintas di kawasan tersebut dan hendak buang air kecil ketika melihat sesosok tubuh tergeletak di tepi sungai.
Kapolsek Sirimau IPTU Bastian Tuhuteru, S.Pd menjelaskan, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Pos PRC Dit Samapta Polda Maluku setelah melihat korban dalam posisi tengkurap di muara sungai.
Korban ditemukan mengenakan baju kaos lengan panjang berwarna coklat dan celana panjang bermotif bunga-bunga. Saat ditemukan, bagian kepala hingga perut korban berada di daratan kering, sementara bagian pinggang hingga kaki masih terendam air sungai.
Menerima laporan tersebut, personel SPKT Polresta Ambon, SPKT Polsek Sirimau, serta Bhabinkamtibmas Negeri Galala dan Hative Kecil langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan melakukan evakuasi awal sambil menunggu Tim Identifikasi.
Sekitar pukul 07.51 WIT, Tim Identifikasi tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP serta identifikasi awal terhadap korban. Jenazah kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon untuk pemeriksaan luar dan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter umum RS Bhayangkara Tantui, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter juga memperkirakan korban meninggal dunia kurang dari dua jam sebelum ditemukan.
Dari hasil pemeriksaan identitas menggunakan perangkat milik Tim Identifikasi, korban diketahui bernama **Tuti Rahmawati Souwakil**, perempuan berusia 31 tahun. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait keabsahan identitas dan alamat korban.
Polisi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan warga sekitar, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. (RM-06)










Discussion about this post