Referensimaluku.id, — Bekasi —Sejarah baru terukir untuk sepak bola Maluku Utara. Malut United U-18 resmi menjadi juara Elite Pro Academy (EPA) setelah menundukkan Persija U-18 melalui adu penalti dengan skor 3–2, Minggu (17/5), di Lapangan Akademi Garudayaksa, Bekasi.
Laga final berlangsung tanpa gol sepanjang 90 menit waktu normal. Kedua tim tampil sengit dan saling menjaga di bawah arahan masing-masing pelatih, hingga drama adu penalti menjadi penentu juara. Tiga eksekutor Malut United U-18 asuhan Abdul Musafri Talaohu sukses menjalankan tugasnya, sementara Persija U-18 hanya mampu mengkonversi dua dari tendangan yang dilepaskan.
Direktur Akademi Malut United FC, Hengky Oba, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya usai laga.
“U-18 final sama Persija U-18 dan dimenangkan oleh U-18 Maluku United. Ada penalti, kita menang. Puji syukur kita juara. Sejarah mencatat bahwa baru dua tahun di liga Indonesia, kita bisa memenangkan pertandingan,” ujar Hengky.
Rasa haru yang sama diungkapkan COO Malut United FC, Willem Dominggus Nanlohy. Bagi Willem, gelar ini bukan sekadar trofi melainkan bukti bahwa fondasi yang dibangun klub sejak awal kini mulai berbuah.
“Ini adalah momen yang sangat emosional bagi kami semua. Kami membangun akademi ini dari nol, dengan keyakinan bahwa anak-anak muda dari Maluku Utara punya kualitas untuk bersaing di level nasional. Hari ini mereka membuktikannya,” kata Willem.
“Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan staf akademi yang sudah berjuang keras sepanjang musim. Ini milik kalian, dan ini milik seluruh masyarakat Maluku Utara,” tambahnya.
Pencapaian ini tentu tak lepas dari tangan dingin pelatih Abdul Musafri Talaohu, yang berhasil memoles skuad muda Laskar Kie Raha menjadi tim yang kompak, disiplin, dan mental baja terbukti dari ketenangan para pemainnya saat mengeksekusi penalti di partai puncak.
Malut United FC baru dua musim berkiprah di kompetisi kelompok umur nasional, namun langsung menorehkan tinta emas dengan merebut gelar juara EPA U-18. Sebuah bukti nyata bahwa pembinaan usia muda yang serius mampu menghasilkan prestasi dalam waktu singkat.
Gelar ini pun dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Maluku Utara dan Maluku — hadiah dari generasi muda Laskar Kie Raha yang membuktikan bahwa mimpi besar dari timur Indonesia bukan sekedar mimpi. (RM-06)










Discussion about this post