Referensimaluku.id,–Bantul— Malut United harus menelan kekalahan pahit 2-0 dari PSIM Yogyakarta dalam laga pekan ke-32 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026). Kartu merah yang diterima Wbeymar Angulo di menit ke-45+6 menjadi titik balik yang mengubah jalannya pertandingan secara dramatis.
Sebelum insiden tersebut, laga berjalan relatif berimbang. Namun setelah wasit menilai Angulo melakukan handball di kotak penalti dan langsung mengganjarnya kartu merah, PSIM memanfaatkan situasi tersebut dengan Ze Valente yang menuntaskan eksekusi penalti untuk membuka keunggulan tepat di ujung babak pertama.
Bermain dengan 10 pemain di babak kedua, Malut United semakin kesulitan mengimbangi dominasi Laskar Mataram. PSIM menguasai 70 persen penguasaan bola dan melepaskan 14 tembakan dengan 7 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, Laskar Kie Raha hanya mampu mencatatkan 1 tembakan mengarah ke gawang dari 5 percobaan. Irfan menutup pesta kemenangan PSIM tepat di menit ke-90.
Malut United juga kehilangan Tyronne del Pino di pengujung babak pertama akibat cedera. Namun pelatih kepala Hendri Susilo menegaskan hal itu bukan faktor utama kekalahan timnya.
“Masalah muncul setelah wasit memberikan kartu merah. Cederanya Tyronne tak berpengaruh terhadap game plan kami karena kami masih memiliki opsi di bangku cadangan,” ujar Hendri.

Hendri pun tak menyembunyikan kekecewaannya atas keputusan wasit yang mengusir Angulo. “Saya mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Angulo. Saya tidak puas dengan penjelasan pihak pengadil terkait keputusan tersebut,” tegasnya.
Di balik kekecewaan itu, Hendri tetap mengapresiasi semangat juang seluruh pemainnya. “Meski bermain dengan 10 pemain, anak-anak tetap berjuang hingga akhir. Saya sangat salut dan hormat kepada mereka,” tuturnya.
Perwakilan pemain, Angga Saputro, pun menegaskan tekad untuk bangkit. “Pemain sudah berjuang memberikan perlawanan setelah kami bermain dengan 10 pemain. Namun hasil belum sesuai harapan. Sekarang tugas kami bangkit pada laga berikutnya,” ujarnya.

Kekalahan ini membuat Malut United turun ke peringkat keenam klasemen dengan 52 poin — sama dengan Persebaya Surabaya, namun kalah head to head dari Bajol Ijo.
Laskar Kie Raha selanjutnya akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (16/5/2026) pukul 19.00 WIB / 21.00 WIT. (RM-06)










Discussion about this post