Referensimaluku.id, -AMBON — Pemerhati olahraga Maluku, Joses Santos Walalayo, menyambut positif terpilihnya Levi Kariuw sebagai Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Maluku periode 2026-2030.
Menurut Joses, kehadiran Levi membawa ide, gagasan dan konsep baru yang diyakini mampu membawa perubahan besar bagi perkembangan atletik di Maluku ke depan.
“Dengan terpilihnya Bung Levi Kariuw sebagai Ketua Umum PASI Provinsi Maluku, ini sangat luar biasa karena Bung Levi hadir dengan ide, gagasan dan konsep baru. Ini otomatis menjadi hal yang baik untuk kemajuan PASI selama periode kepemimpinannya ke depan,” kata Joses kepada media ini, Sabtu (9/5/2026).
Ia menilai Levi merupakan sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap perkembangan olahraga di Provinsi Maluku. Karena itu, keputusan Levi untuk terjun langsung memimpin PASI Maluku dianggap sebagai langkah positif demi mengembalikan kejayaan atletik Maluku.
“Kami tahu Bung Levi juga sosok yang peduli dengan olahraga di Maluku. Dengan beliau memegang kendali PASI Maluku bersama kawan-kawan, saya yakin kejayaan atletik Maluku di lintasan akan kembali,” ujarnya.
Joses mengingatkan, pada ajang Pekan Olahraga Nasional Aceh-Sumatera Utara 2024, cabang atletik Maluku belum mampu menyumbangkan medali bagi daerah. Karena itu, ia berharap kepemimpinan Levi dapat membawa perubahan signifikan menghadapi Pekan Olahraga Nasional Nusa Tenggara Barat-DKI Jakarta mendatang.
“Harapannya di bawah kepemimpinan Bung Levi, PASI Maluku bisa memberikan yang terbaik pada PON NTB-DKI nanti,” katanya.
Selain itu, Joses juga memberikan apresiasi terhadap fokus Levi dalam pembinaan atlet usia muda. Menurutnya, regenerasi atlet menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan prestasi olahraga di Maluku.
“Saya sangat mendukung Bung Levi yang fokus pada pembinaan usia muda. Ini sangat positif karena regenerasi dalam cabang olahraga itu penting agar atlet tidak putus. Ketika masa emas seorang atlet habis, akan muncul atlet-atlet baru untuk menghiasi olahraga Maluku hingga level nasional dan internasional,” jelasnya.
Tak hanya itu, Joses turut mengapresiasi program pemberian insentif bagi para pelatih yang digagas Levi Kariuw. Ia menyebut program tersebut sebagai gebrakan baru yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia olahraga Maluku.
“Jujur ini luar biasa. Selama saya mengikuti dinamika olahraga di Maluku, baru kali ini ada program pemberian insentif bagi pelatih. Bung Levi orang pertama yang membuat gebrakan ini,” ungkapnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan bagi pelatih, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus membina dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Bukan saja bonus untuk atlet, tetapi insentif bagi pelatih ini juga penting untuk memacu mereka terus menggodok dan membina atlet agar bisa berprestasi ke depan,” tandasnya. RM-04)










Discussion about this post