Referensimaluku.id,–Dobo— Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, M.Si., secara resmi melepas keberangkatan tujuh jamaah calon haji asal Kabupaten Kepulauan Aru untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Prosesi pelepasan berlangsung di Lantai II Gedung BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (6/5/2026), dan dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta pimpinan OPD.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, Dr. Muhamad Hanafi Rumatiga, S.Ag., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa jamaah calon haji tahun ini terdiri dari empat laki-laki dan tiga perempuan.
“Jamaah termuda berusia 38 tahun, sementara jamaah tertua berusia 67 tahun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh jamaah akan diberangkatkan menuju Ambon pada 8 Mei 2026 untuk masuk ke Asrama Haji Waiheru. Selanjutnya pada 9 Mei 2026, rombongan akan bertolak ke Makassar dan bergabung dalam Kloter 26 Embarkasi Makassar bersama jamaah asal Maluku lainnya sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah, Arab Saudi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mohammad Djumpa mengingatkan para jamaah agar menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah haji, mengingat cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem.
Ia menekankan agar seluruh jamaah fokus menjalankan rukun dan wajib haji dengan maksimal, mulai dari wukuf di Arafah hingga rangkaian ibadah di Muzdalifah dan Mina.
“Jika mengalami gangguan kesehatan, segera berkomunikasi dengan petugas medis agar dapat segera ditangani,” pesan Djumpa.
Selain itu, ia juga meminta jamaah menjaga kekompakan, menaati seluruh aturan penerbangan maupun ketentuan di Tanah Suci, serta menjaga nama baik bangsa Indonesia dengan menunjukkan akhlak yang baik selama berada di Arab Saudi.
Menurutnya, ibadah haji merupakan momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meninggalkan sementara berbagai urusan duniawi.
“Fokuslah beribadah dan luruskan niat hanya karena Allah SWT,” katanya.
Wakil Bupati juga menitipkan harapan agar para jamaah turut mendoakan Kabupaten Kepulauan Aru agar senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, dan persatuan.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto antara pemerintah daerah, jamaah calon haji, dan keluarga yang hadir. (RM-06)









Discussion about this post