Referensimaluku.id, -ARU, MALUKU – Kapal Motor (KM) Putra Chris dilaporkan mengalami kandas di perairan Bencina, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, pada Rabu (15/4/2026). Berkat respons cepat dan koordinasi apik Tim SAR Gabungan, seluruh 44 Anak Buah Kapal (ABK) dan penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat tanpa korban jiwa.
Insiden terjadi saat kapal tengah berlayar dari Pulau Longgar Apara menuju Kota Dobo. Sekitar pukul 08.20 WIT, ketika berada di sekitar Perairan Pulau Benjina, kapal mendadak kandas dan tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat kondisi perairan yang sulit.
Operasi Evakuasi Sigap dan Terkoordinasi
Menerima informasi kejadian sekitar pukul 09.40 WIT, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, BPBD Dobo, dan masyarakat setempat segera mengerahkan kekuatan. Menggunakan Kapal Cepat RIB USS Dobo dan bantuan longboat dari masyarakat, tim bergerak menuju lokasi kejadian pada koordinat 6°14’39.86″ LS – 134°23’42.82″ BT, atau berjarak sekitar 34 Nautical Mile dengan heading 162° arah Selatan dari posisi USS Dobo.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhammad Arafah, menjelaskan bahwa tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.58 WIT. Kondisi cuaca saat itu dilaporkan cerah berawan, dengan angin bertiup dari Tenggara ke Timur berkecepatan 18 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
“Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi secara bertahap. Gelombang pertama, sebanyak 30 orang penumpang yang terdiri dari balita, anak-anak, dan dewasa, berhasil dievakuasi ke RIB dan langsung dibawa menuju Pelabuhan Dobo,” ujar Arafah.
Proses evakuasi berlanjut hingga sore hari. Pada pukul 16.27 WIT, tim kembali ke lokasi untuk menjemput sisa penumpang. Sebanyak 14 orang lainnya berhasil diamankan dan dibawa ke Pelabuhan Dobo untuk diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Selamat Tanpa Cacat
Arafah menegaskan bahwa seluruh operasi SAR berjalan lancar. “Alhamdulillah, setelah USS Dobo menerima informasi dan dilaksanakan Operasi SAR, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan kini sudah berkumpul bersama keluarga di Kota Dobo,” ungkapnya lega.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi ke-44 penumpang dilaporkan stabil. Tidak ada laporan cedera serius akibat insiden kandas tersebut. Keberhasilan evakuasi ini tidak lepas dari dukungan berbagai unsur potensi SAR, termasuk peran aktif masyarakat lokal yang menyediakan armada longboat untuk membantu akses ke kapal yang kandas.
Saat ini, KM Putra Chris masih tertahan di lokasi kandas. Pihak berwenang sedang mengkaji langkah selanjutnya untuk penanganan kapal, sementara fokus utama tetap pada keselamatan dan pemulihan kondisi para penumpang.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan navigasi di perairan Kepulauan Aru yang memiliki karakteristik arus dan kedalaman bervariasi, terutama bagi kapal-kapal penyeberangan antar-pulau. (RM-06)









Discussion about this post