Referensimaluku.id, –AMBON – Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi memperpanjang masa jabatan Gregorius Putrasetia Sutardi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Maluku hingga 30 Juli 2026. Di tengah masa transisi ini, Gregorius segera menyusun langkah strategis untuk memajukan futsal Maluku, menyusul suksesnya kegiatan Talent Detection Timnas U-17 baru-baru ini.
Langkah konkret tersebut diungkapkan langsung oleh Gregorius Putrasetia Sutardi usai kedatangan Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, ke Ambon pada 17 April 2026 lalu. Kehadiran Souto dalam rangka seleksi pemain U-17 dinilai menjadi momentum penting untuk membangkitkan potensi pemain muda Maluku.
“Setelah mendatangkan Pelatih Timnas Hector Souto ke Ambon pada 17 April kemarin untuk Talent Detection atau seleksi U-17, kami tidak berhenti di situ,” ujar Gregorius, Rabu (22/4).
Gregorius merinci bahwa agenda prioritas berikutnya adalah pembentukan Tim Futsal U-20 Provinsi Maluku. Langkah ini diambil untuk menciptakan jenjang pembinaan yang berkelanjutan pasca-seleksi usia dini.
“Rencana selanjutnya setelah seleksi timnas adalah membentuk tim U-20 Maluku. Ini penting agar bibit-bibit unggul yang terjaring bisa terus terbina dan memiliki wadah kompetisi yang jelas,” jelasnya.
Lebih jauh, Gregorius menargetkan tim besutan AFP Maluku dapat tampil maksimal dalam ajang bergengsi nasional. Ia menyebutkan bahwa seluruh program latihan dan persiapan diarahkan untuk menyongsong Pertandingan Futsal Antarprovinsi Se-Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang.
“Kami mempersiapkan segalanya untuk menyongsong pertandingan futsal antarprovinsi se-Indonesia pada Oktober 2026 nanti. Targetnya bukan sekadar ikut, tapi bersaing dan membawa nama baik Maluku,” tegasnya.
Sebelumnya, FFI melalui Surat Keputusan Nomor 0020/FFI-KEP/0497/IV-2026 telah memperpanjang mandat Gregorius untuk menjamin stabilitas organisasi di tengah penundaan kongres pemilihan ketua definitif. Dalam SK yang ditandatangani Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar tersebut, Gregorius diberi kewenangan penuh menjalankan roda organisasi, termasuk melaksanakan program kerja pembinaan, namun dengan batasan pada keputusan strategis jangka panjang dan transaksi finansial besar tanpa persetujuan pusat.
Dengan adanya kejelasan status kepemimpinan dan roadmap program yang terukur, diharapkan futsal Maluku dapat terus berkembang, mulai dari penjaringan bakat usia dini hingga kompetisi tingkat nasional. (RM-06)








Discussion about this post