.Referensimaluku,.id, -SBT – Sebuah insiden menegangkan terjadi di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada Sabtu malam, 18 April 2026. Sebuah mobil jenis Toyota Avanza yang mengangkut sejumlah penumpang, termasuk anak-anak dan orang dewasa, dilaporkan terseret arus deras Kali Bobot di Desa Bemo, Kecamatan Werinama, sekira pukul 20.00 WIT.
Peristiwa nahas ini bermula ketika kendaraan tersebut nekat melintasi aliran kali yang sedang mengalami peningkatan debit air secara tiba-tiba akibat cuaca ekstrem. Kondisi sungai yang mengguruh membuat pengemudi kehilangan kendali, hingga akhirnya mobil terhanyut sejauh beberapa meter dari titik penyeberangan.
Evakuasi Dramatis oleh Warga
Melihat kejadian itu, warga dari tiga desa terdekat yakni Desa Atiahu, Perek, dan Bemo yang berada di sekitar lokasi langsung sigap melakukan aksi penyelamatan. Dengan kondisi gelap dan arus yang deras, para warga bahu-membahu membentuk rantai manusia untuk mengevakuasi penumpang yang terjebak di dalam mobil.
“Mobil tiba-tiba terbawa arus saat menyeberang. Suaranya sangat menakutkan. Kami langsung lari bantu evakuasi penumpang, terutama anak-anak yang panik,” ujar salah satu warga saksi mata yang terlibat dalam proses evakuasi.
Berkat respons cepat warga, seluruh penumpang berhasil dikeluarkan dari kendaraan dalam keadaan selamat, meski sebagian besar mengalami syok dan kepanikan hebat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, yang merupakan sebuah keajaiban di tengah derasnya arus malam itu.
Kendaraan Rusak, Imbauan Keselamatan Dikeluarkan
Sementara itu, kondisi Toyota Avanza tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat hantaman batu dan derasnya arus. Hingga berita ini diturunkan, kendaraan masih tertahan di sekitar lokasi kejadian dan menunggu alat berat untuk dievakuasi sepenuhnya.
Menanggapi peristiwa ini, Pemerintah Desa Bemo segera mengeluarkan imbauan mendesak kepada masyarakat. Warga diminta untuk tidak memaksakan diri menyeberangi kali, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu atau saat hujan turun di wilayah hulu yang dapat menyebabkan banjir bandang mendadak.
“Kejadian ini harus menjadi peringatan keras bagi siapa saja yang melintas di rute dari Kecamatan Siwalalat menuju Kecamatan Werinama. Utamakan keselamatan nyawa, jangan pertaruhkan nyawa hanya untuk mempercepat waktu perjalanan,” tegas perangkat desa setempat. (RM-06)









Discussion about this post