Referensimaluku.id, -AMBON – Kecelakaan lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di tikungan tajam dekat Markas Brimob, Kelurahan Pandan Kasturi, Tantui, Kota Ambon, pada Jumat dinihari (10/4/2026), berakhir dengan duka mendalam.
Insiden yang awalnya menewaskan satu orang di lokasi kejadian, kini merenggut nyawa korban kedua di rumah sakit. Kedua korban, yang merupakan mahasiswa, diduga kuat berada dalam pengaruh alkohol saat berkendara.
Dua Nyawa Melayang
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Fino (DE 5433 NI) dan mobil Toyota Avanza (DE 1102 LD) ini telah menelan dua korban jiwa:
1. Giovany Hattu (21), pengendara motor, langsung tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
2. Erol Donald Pattiradjawane (21), boncengan motor, yang sebelumnya dikabarkan kritis dan tidak sadarkan diri, dilaporkan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Ambon, beberapa jam setelah kejadian.
Kedua korban adalah mahasiswa beralamat di Gudang Arang, Kecamatan Nusaniwe. Sementara pengemudi mobil Toyota Avanza, Muhammad Rizal Ode (23), warga Waiheru, selamat dan saat ini masih diamankan di Pos Lantas SPBU Kebun Cengkeh untuk proses penyidikan lebih lanjut oleh Polresta Ambon.
Kronologi: Motor Masuk Jalur Lawan
Berdasarkan keterangan saksi dan pengemudi mobil, insiden terjadi sekitar pukul 05.00 WIT. Muhammad Rizal melaju dari arah Kota Ambon menuju Waiheru. Saat mendekati tikungan Brimob, ia melihat motor Yamaha Fino datang dari arah berlawanan dari Galala.
Tiba-tiba, motor tersebut oleng dan menyerobot masuk ke jalur kanan (jalur mobil). “Saya sudah membunyikan klakson sebagai peringatan, tapi motor tetap melaju lurus ke arah saya. Saya rem mendadak, tapi tabrakan head-on (berhadapan) tidak bisa dihindari,” kata Rizal. Benturan keras membuat kedua penumpang motor terpental dan mengalami luka parah.
Temuan Kritis: Bau Alkohol Tercium Kuat
Fakta mencengangkan terungkap dari tim medis Rumah Sakit Siloam. Saat menerima kedua korban, petugas IGD melaporkan adanya bau menyengat alkohol yang tercium jelas dari tubuh korban
“Saat penanganan awal, bau alkohol sangat terasa dari napas dan tubuh kedua korban. Ini menjadi indikasi kuat bahwa mereka mengonsumsi minuman keras sebelum berkendara. Kondisi ini kemungkinan besar menyebabkan hilangnya kesadaran dan kendali atas kendaraan di area tikungan,” ungkap sumber dari tim medis.
Temuan ini akan diverifikasi melalui uji toksikologi (uji laboratorium darah) sebagai bagian dari proses visum et repertum untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan dalam berkas perkara polisi.(RM-06)










Discussion about this post