Referensimaluku.id, -Jakarta – Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., di Gedung Mina Bahari, Jakarta, pada 5 Februari 2026.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di wilayah Maluku Tenggara.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Maluku Tenggara menyampaikan sejumlah potensi unggulan daerah yang perlu mendapat dukungan pemerintah pusat, terutama pada sektor budidaya rumput laut, perikanan tangkap, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Menurut Hanubun, Maluku Tenggara memiliki potensi kelautan yang sangat besar, khususnya pada komoditas rumput laut yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat pesisir.
Selain itu, penguatan sektor perikanan tangkap juga dinilai penting guna meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis pada potensi maritim.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan harapan agar Maluku Tenggara dapat memperoleh dukungan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih, yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penguatan infrastruktur, sarana prasarana, serta pemberdayaan masyarakat pesisir.
Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan, menyambut baik langkah Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa KKP terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.
Melalui pertemuan tersebut diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan ekonomi maritim di Maluku Tenggara, sehingga potensi kelautan yang dimiliki dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat. (RM-07)










Discussion about this post