Referensimaluku. Id, -Ambon – Ajang lomba nyanyi tunggal “Senandung Ramadan” dalam rangka kegiatan Ramadan Bikin Asik 2026 Vol.7 sukses digelar di Kota Ambon, Jumat malam (6/3/2026). Setelah melalui proses audisi hingga babak final, dewan juri akhirnya menetapkan tiga pemenang terbaik dari para finalis yang tampil.
Sebanyak 14 finalis sebelumnya lolos ke tahap akhir, namun pada malam final hanya 13 peserta yang tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan penonton.
Ketua Dewan Juri Henriko Imataheru bersama anggota juri Gatot halaw dan Said Ahmad mengumumkan langsung hasil penilaian setelah seluruh peserta tampil.
Sebelum membacakan keputusan, dewan juri menyampaikan beberapa catatan evaluasi bagi para peserta. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemilihan nada dasar yang kurang tepat serta faktor gugup yang membuat beberapa peserta tidak tampil semaksimal saat audisi.
“Sebagian peserta saat audisi tampil sangat baik, tetapi malam ini terlihat gugup sehingga penampilannya tidak semaksimal sebelumnya. Selain itu, ada juga yang memilih nada dasar terlalu rendah sehingga mempengaruhi penampilan,” ujar Henriko.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Juri Nomor 001/KPTSN/Lomba Ramadan Bikin Asik/BO/3 Angkarum/2026, setelah melakukan penilaian terhadap penampilan para peserta, dewan juri menetapkan tiga pemenang utama.
Juara ketiga dengan nilai 1.452 diraih Nanda Halim.
Juara kedua dengan nilai 1.483 diraih Sukma Kilbaren.
Sementara Juara pertama dengan nilai tertinggi 1.562 diraih Wa Ode Alya.
Para pemenang berhak menerima hadiah yang telah disiapkan panitia, dan keputusan dewan juri dinyatakan final serta tidak dapat diganggu gugat.
Sementara itu, Nita Bin Umar dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut karena dinilai mampu menjadi wadah bagi generasi muda Maluku untuk menyalurkan bakat menyanyi.
Menurutnya, Maluku dikenal sebagai daerah dengan banyak talenta musik, namun seringkali potensi anak-anak muda belum mendapatkan ruang yang cukup untuk tampil.
“Dari ajang seperti ini katong bisa lihat bahwa bibit-bibit penyanyi di Maluku sangat banyak. Anak-anak kita punya potensi besar, hanya saja selama ini tidak selalu dipublikasikan,” ujarnya.
Ia juga memberi semangat kepada peserta yang belum meraih juara agar tidak berkecil hati dan terus mengembangkan bakat mereka.
“Bagi adik-adik yang belum menang malam ini, ini bukan kegagalan. Ini hanya keberhasilan yang tertunda. Tahun depan bisa datang lagi dan tampil lebih baik,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, Nita Bin Umar juga memberikan bantuan uang transport secara pribadi kepada para peserta yang belum meraih juara.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan ke depan dengan skala yang lebih besar agar semakin banyak generasi muda Maluku yang mendapat kesempatan menunjukkan bakat mereka di bidang seni tarik suara. (RM-06)










Discussion about this post