Referensimaluku.id, -TUAL – Aksi saling serang kembali terjadi antara kelompok pemuda Kompleks Fiditan Kampung Lama dan Kompleks Fiditan Kampung Baru di Desa Fiditan, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Selasa (25/2/2026).
Berdasarkan kronologis kejadian, bentrokan bermula dari aksi saling serang antar kedua kelompok. Sekitar pukul 17.00 WIT, massa dari Kampung Lama melakukan pelemparan bom Molotov ke arah Kampung Baru sehingga situasi semakin memanas.
Pada pukul 17.10 WIT, Wakapolres Tual Kompol Roni F. Manawan, S.Sos., MH bersama personel Dalmas tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung memberikan imbauan kepada massa agar menghentikan aksi kekerasan.
Selanjutnya, pukul 17.20 WIT, Kapolres Tual, AKBP Whansi Des Asmoro, S.H., S.I.K tiba di lokasi dan memimpin langsung upaya pembubaran massa. Aparat kepolisian berupaya mengendalikan situasi agar tidak semakin meluas.

Namun, pada pukul 17.47 WIT, Kapolres Tual terkena panah waer yang mengenai lutut kaki kiri bagian bawah saat berada di lokasi pengamanan. Meski demikian, aparat tetap berupaya membubarkan massa yang masih bertahan.
Hingga pukul 17.55 WIT, sebagian kelompok dari Kampung Lama masih melakukan perlawanan sebelum akhirnya diarahkan kembali ke pos pengamanan depan puskesmas. Sementara itu, massa dari kedua kelompok mulai membubarkan diri dan kembali ke kompleks masing-masing sekitar pukul 18.10 WIT.
Untuk memperkuat pengamanan, pada pukul 18.30 WIT, personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku yang dipimpin Dansat Brimob Kombes Irfan S.P. Marpaung, S.I.K., M.Si tiba di lokasi guna membantu pengendalian situasi.
Akibat bentrokan tersebut, dua korban menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Karel Sadsuitubun Langgur, yakni:
AKBP Whansi Des Asmoro (Kapolres Tual), mengalami luka akibat panah di lutut kaki kiri bagian bawah.
Rizqi R Taweatubun (19), pelajar/mahasiswa asal Fiditan Kampung Baru, terkena panah di kaki kiri pangkal jari telunjuk.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab bentrokan serta mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di wilayah tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudah terprovokasi demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Tual. (RM-07)










Discussion about this post