Referensimaluku. Id, -Tual – Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Tual (MUI) Hi. Ahmad Kabalmay didampingi Wakil Ketua Juni Tamsil Kilwo mengimbau masyarakat Kota Tual untuk menjaga kekhusyukan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan.
Imbauan tersebut disampaikan kepada awak media di kediamannya di Kompleks LPTQ, Dusun Dumar, Kota Tual, Senin (23/2/2026).
Seruan ini disampaikan menyusul viralnya video di media sosial Facebook yang memperlihatkan aksi balap liar di salah satu ruas jalan di Kota Tual. MUI menilai tindakan tersebut sangat mengganggu ketenangan masyarakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh kemuliaan.
Hi. Ahmad Kabalmay menegaskan, Ramadan merupakan bulan suci yang menghadirkan kesempatan bagi umat Islam untuk memperbaiki diri melalui peningkatan ibadah dan pengendalian diri.
“Kita sekarang berada di bulan Ramadan, bulan yang mulia. Di bulan ini kita diminta untuk memperbaiki diri melalui ibadah-ibadah Ramadan. Jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang agama, sehingga puasa yang kita jalankan tidak sia-sia,” ujarnya.
Ia menekankan, umat Islam harus saling menghormati, terutama terhadap mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa. Segala bentuk aktivitas yang mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah, seperti balap liar, berkendara secara ugal-ugalan, maupun penggunaan knalpot bising, hendaknya dihentikan.
Menurutnya, perilaku yang tidak mencerminkan akhlak yang baik dapat mengurangi nilai ibadah puasa.
“Tujuan berpuasa adalah agar kita menjadi orang-orang yang bertakwa. Jika perilaku kita tidak mencerminkan keimanan, maka puasa yang dijalankan bisa menjadi sia-sia,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, dengan menaati perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
“Kami harapkan mari kita tenangkan diri, fokus beribadah selama bulan Ramadan ini. Jangan melakukan aksi-aksi yang tidak dibenarkan agama,” tambahnya.
Secara khusus, MUI Kota Tual juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Anak-anakku, kalian adalah generasi penerus bangsa dan negara. Gunakan Ramadan ini untuk hal-hal yang positif,” pesannya.
Selain itu, para orang tua diminta untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya selama bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab orang tua terhadap anak tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat kelak.
Dengan adanya imbauan ini, MUI Kota Tual berharap suasana Ramadan di Kota Tual dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khidmat. (RM-07)










Discussion about this post