Referensimaluku. Id, -Ambon – Hari Ulang Tahun (HUT) Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM) Daerah Pulau Ambon Utara yang Ke-XII Tahun. Syukuran dan kemeriahan, diperlihatkan mereka dalam suasana penuh cinta dan kasih.
HUT ke-XII AM GPM Daerah Pulau Ambon Utara yang berlangsung di Gedung Gereja PNIEL, Waiame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Sabtu 31 Januari 2026.
“Berakar Dalam Kristus, berbuah dalam Kasih. Memberi Kehidupan Kepada Dunia”, merupakan penggalan kalimat Kitab Wahyu 22 ayat 2, sebagai bagian dari Tema perayaan.
Suasana kemeriahan begitu meriah, muncul dari para kader AM GPM Pulau Ambon Utara yang berkarakter, memiliki iman, dan berbuah dalam kasih.
Perayaan HUT AM GPM hadir lansung oleh Pdt. Yandi Manobe dalam kemeriahan ulang tahun Ke-XII para kader gereja tersebut.
Pdt. Yandi Manobe adalah salah satu hamba Tuhan yang dikenal sangat humoris dalam setiap penampilannya membawakan khotbah.
Ketua Majelis Klasis GPM Pulau Ambon Utara, Pdt. Ny R Haliwela, dalam sambutannya, mengajak semuanya, sebagai orang percaya, terkhususnya Kader AM-GPM Pulau Ambon Utara untuk mempersembahkan syukur kepada Tuhan.
“Usia yang Ke-XII, bukan soal angka yang bertambah dalam pelayanan. Akan tetapi kita bersyukur, mengalaminya dengan sungguh-sungguh kasih Tuhan. Kita tentunya merasakan betapa kasih tuhan, AM-GPM dapat berdirih teguh dengan kondisi tantangan sosial saat ini,” ujar Haliwela.
Kata Dia, Berakar dalam Kristus, Berbuah Dalam Kasih Memberi Kehidupan Kepada, Wahyu 22 ayat 2, yang merupakan tema dari perayaan HUT ini memberikan makna theologis yang sangat mendalam, tidak hanya sebagai tema biasa. Namun harus dijiwai oleh AM-GPM Pulau Ambon Utara sebagai Misi Garam dan Terang Dunia.
Haliwela memaparkan, Iman harus menjadikan kader AM-GPM yang sungguh- sungguh meneladani Kristus, sebagai pola hidup yang memungkinkan kader Gereja tetap tangguh, sama seperti pohon yang berdiri kuat.
“Kader AM-GPM menjadikan Kristus sebagai pegangan dalam bermisi, dan memberi buah. Buah yang dapat dinikmati oleh semua orang. Hindari hal-hal yang tidak bermanfaat, hal hal yang menimbulkan pertikaian. Tetapi hal yang membawa kedamaian dan kasih, serta perdamaian dalam kehidupan bersama,” tegasnya.
Selain itu, kader AM-GPM tidak hanya sebatas orang-orang yang beriman. Namun, tindakan nyata dalam menghadapi kondisi sosial saat ini.
“Ini titipkan yang harus dilakukan oleh pengurus daerah, dalam memberikan manfaat bagi Cabang dan Ranting di daerah Pulau Ambon Utara,”pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutanya yang dibacakan Staf Wali Kota Ambon Alex Hursepuny, turut memberikan pesan khusus kepada AM-GPM Pulau Ambon – Utara.
Dia mengapresiasi konsistensi AM-GPM sebagai organisasi kepemudaan gereja yang terus hadir dan memberi kontribusi positif bagi pembangunan sosial di Kota Ambon.
Menurutnya, di usia ke-XII ini AM GPM diharapkan semakin dewasa dalam bersikap dan bertindak, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Dia menekankan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta aktif terlibat dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial.
“AM GPM harus terus menjadi motor penggerak perubahan, menjaga nilai-nilai iman, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di Kota Ambon,” pungkasnya.
Untuk diketahui dalam perayaan HUT ke-XII AM-GPM Pulau Ambon Utara turut dihadiri Walikota Ambon yang diwakili oleh, staf Ahli Walikota Ambon, Alex Hursepuny; Ketua Klasis GPM Pulau Ambon Utara; pihak Polsek Teluk Ambon; beserta Pengurus Daerah AM-GPM Pulau Ambon Utara, dan Pengurus dari 9 Cabang, serta pengurus dari 47 Ranting AM-GPM Pulau Ambon Utara. (RM-04)










Discussion about this post