Referensimaluku.id, -AMBON – Asisten I Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Kota Ambon, Rustam Simanjuntak, mewakili Walikota Ambon menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam Pelantikan Ketua dan Pengurus Paguyuban Trenggalek Manunggal Roso masa bakti 2026–2029. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Pattimura (Unpatti), Minggu (1/2/2026), ini dihadiri oleh ratusan warga perantau asal Trenggalek yang berdomisili di Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Rustam menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada jajaran pengurus baru yang resmi dikukuhkan. Ia menekankan bahwa jabatan dalam organisasi kemasyarakatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta semangat pengabdian tanpa pamrih.
“Paguyuban Manunggal Roso yang bermakna ‘bersama-sama rasa’ atau satu hati, merupakan wadah kebersamaan yang sangat mulia. Ini bukan sekadar tempat berhimpun, tetapi ruang silaturahmi untuk saling menguatkan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tanah perantauan,” ujar Rustam.
Rustam menilai bahwa kegiatan semacam ini memiliki arti strategis dalam mempererat tali persaudaraan antarwarga. Menurutnya, paguyuban menjadi ruang berbagi pengalaman, ide, dan cerita yang dapat memperkaya kehidupan bermasyarakat serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersamaan.
Menjaga Harmoni dalam Keberagaman
Lebih lanjut, Rustam menegaskan bahwa keberagaman suku dan budaya di Kota Ambon adalah anugerah sekaligus kekuatan utama kota ini, selama seluruh elemen masyarakat menjunjung tinggi nilai toleransi, persaudaraan, dan saling menghormati.
Pemerintah Kota Ambon, melalui Rustam, berharap Paguyuban Trenggalek Manunggal Roso dapat terus menjadi sumber energi positif. Ia mengajak pengurus baru untuk bersinergi erat dengan pemerintah setempat, menjaga kerukunan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial kemasyarakatan di Kota Ambon.
“Pemerintah kota sangat mengapresiasi keberadaan paguyuban sebagai mitra dalam menjaga stabilitas sosial. Mari kita jadikan paguyuban ini sebagai jembatan emas yang memperkuat persaudaraan lintas daerah,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Rustam Simanjuntak melontarkan sebuah pantun bernuansa persatuan yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Pelantikan ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum pergantian kepengurusan, tetapi juga langkah konkret dalam memperkokoh harmoni sosial dan identitas bersama sebagai warga Ambon yang majemuk namun tetap satu. (RM-05)










Discussion about this post