Referensimaluku.id,-AMBON – Musyawarah Provinsi V DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia Maluku Tahun 2025 yang digelar di Restoran Sari Guri, Jln Wortel Mongonsidi, Lateri Ambon, 18 Desember 2025.
Musyawarah APINDO Maluku dengan Tema” Sinergi dan Kolaborasi Dunia Usaha Pemerintah Daerah Menuju Kemajuan Ekonomi Maluku Adil dan Sejahtera.
Muswil APINDO ini dibuka oleh Gubernur Maluku yang diwakili Plh Sekertaris Daerah Maluku Kasrul Selang, dan dihadiri oleh Ketua Pembina DPP APINDO Maluku, Ketua Bidang Organisasi DPN APINDO, Tony Hilman, Ketua DPP APINDO Maluku, Robert Tanamal, serta 6 pengurus DPK APINDO Kabupaten/Kota dan satu DPK Persiapan.
Ketua DPP APINDO Maluku Robert Tanamal, mengatakan bahwa sebagaimana amanat yang tersurat di AD/ART Bab 8 Pasal 24 tentang Musyawarah Provinsi. Maka saat ini DPP APINDO Maluku melakukan Muswil Ke- V DPP APINDO Maluku.
Musyawarah merupakan forum tertinggi dalam organisasi di tingkat Provinsi yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kepemimpinan program kerja serta konsulidasi organisasi APINDO kedepan.
“Forum ini bukan sekedar agenda rutinitas organisasi melainkan merupakan momentum penting untuk memperkuat peran APINDO sebagai wadah perjuangan dunia usaha di Maluku”, ujarnya.
APINDO sebagai sebagai mitra strategis pemerintah memiliki tangung jawab besar dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, hubungan industrial yang harmonis serta peningkatan daya saing dunia usaha.
Ditengah dinamika perekonomian nasional dan global, Pengusaha didukung untuk terus beradaptasi berinovasi dan meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan kesejahteraan tenaga kerja.
Melalui Musyawarah Provinsi V DPP APINDO ini, Tanamal berharap kepengurusan DPP APINDO Maluku yang solid, amanah, dan mampu merangkul seluruh anggota.
Kepengurusan yang terpilih nantinya diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah daerah sehingga pekerja serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan di daerah, pungkasnya.
Sementara itu Ketua Bidang Organisasi DPN APINDO Antony Hilman mengatakan bahwa Maluku wilayah yang besar dari laut perdagangan dan semangat keterbukaan sejak berabad-abad lalu.
Pertama struktur ekonomi ditopang oleh sektor – sektor strategis. Sekitar seperempat perekonomian masih bertumbuh pada sektor pertanian yang menjadi sumber kehidupan banyak masyarakat.
Sektor industri masih relatif kecil sekitar 6 persen, namu disinilah peluang besar yang kita harapkan kedepan terutama dalam pengelolaan mesin pertanian dan perikanan agar nilai tambah tidak keluar dari daerah ini.
Disisi lain, Dia menyebut sektor pertambangan dan penggalian menunjukkan yang kuat bahkan tumbuh sebesar 9, 37 persen pada triwulan tahun 2025. Secara keseluruhan ekonomi Maluku pada periode yang sama tumbuh 4, 31 persen secara tahunan.
Namun, pertumbuhan ekspor luar negeri yang mencapai lebih dari 21 persen. Pemerintah pusat juga menetapkan sejumlah proyek strategis nasional di Maluku, seperti Pelabuhan Ambon Terpadu, Bendungan Waiapu, serta pengembangan Gas Abadi di Blok Masela.
Proyek – proyek ini bukan hanya simbol pembangunan fisik tetapi peluang nyata memperkuat konektifitas mendorong investasi, membangun rantai paslokal dan menciptakan lapangan kerja bagi putra – putri Maluku, jika dikolerasikan dengan baik dengan dunia usaha di daerah, disinilah peran dunia usaha sangat penting.
Sementara itu, Gubernur Maluku yang diwakili Plh Sekertaris Daerah Kasrul Selang mengatakan pemerintah daerah mengapresiasi setinggi – tingginya atas Musyawarah Provinsi V DPP APINDO Maluku.
Kegiatan ini merupakan forum strategis dan konstitusional bagi APINDO Maluku untuk melakukan evaluasi kinerja organisasi, merumuskan arah kebijakan kedepan serta memilih kepengurusan yang diharapkan mampu membawa APINDO Maluku semakin solid, profesional dan berdaya saing.
APINDO memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah, khususnya sebagai mitra pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendorong peningkatan investasi membuka lapangan kerja serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berharap Musyawarah Provinsi V DPP APINDO Maluku ini dapat menghasilkan keputusan – Keputusan yang konstruktif. Melahirkan kepengurusan yang solid dan visioner serta menyusun program kerja yang responsif terhadap berbagai tantangan global, nasional dan daerah termasuk dinamika perekonomian serta transformasi digital dan isu – isu ketenagakerjaan lainnya”, harapnya.
Oleh karena itu, Gubernur Maluku mengajak seluruh pengusaha yang tergabung dalam APINDO Maluku untuk terus menjadi pelopor dalam membangun ekonomi daerah yang berkeadilan, berkelanjutan dan berdaya saing sekaligus menjaga industrialisasi yang harmonis antara pemerintah, pengusaha dan para pekerja sebagai pondasi penting bagi stabilitas dan kemajuan daerah, tutup Kasrul. (RM-04










Discussion about this post