Referensimaluku.id, Ambon – Dibuang Manajemen Maluku Utara United akibat skandal peras fee pemain, Imran Nahumarury akhirnya berlabuh di Persela Lamongan sebagai pelatih kepala baru jelang putaran kedua Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026.
Manajer Persela Fariz Julinar Maurisal mengatakan keputusan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat skuad menghadapi persaingan di paruh kedua musim.
“Manajemen melihat sosok Imran memiliki karakter kuat dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan tim saat ini. Kami ingin tampil lebih stabil dan kompetitif,” ujar Fariz di Lamongan sebagaimana dikutip Referensimaluku.id, Selasa (11/11).
Meski sudah resmi diperkenalkan, pelatih berlisensi AFC Pro itu belum bisa mendampingi langsung pada laga kontra Deltras Sidoarjo, Selasa malam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
“Posisi sang pelatih saat ini sudah berada di Lamongan dan akan menyaksikan langsung jalannya pertandingan untuk memantau performa tim,” jelasnya.
Imran Nahumarury dikenal sebagai eks gelandang Timnas Indonesia era 2000-an. . Ia pernah menukangi PSIS Semarang dan Dewa United di Liga 1, serta membawa Malut United promosi ke kasta tertinggi pada musim 2024/2025.
Namun, kontraknya bersama Malut United berakhir pada Juni 2025 karena pelanggaran berat yang dinilai bertentangan dengan integritas klub.
Sebelum menunjuk Imran, Persela sempat memutus kerja sama dengan Aji Santoso setelah hasil kurang memuaskan di awal musim.
Manajemen berharap kehadiran Imran menjadi momentum kebangkitan Laskar Joko Tingkir untuk bersaing di papan atas dan merebut tiket promosi ke Liga 1.
Saat ini, Persela Lamongan berada di posisi lima besar klasemen sementara dengan koleksi 17 poin, hanya terpaut tiga angka dari pemuncak klasemen sementara PSS Sleman. (RM-02)










Discussion about this post