Referensimaluku.id, –AMBON – Kisah inspiratif datang dari Kabupaten Buru, di mana seorang pemuda berusia 17 tahun, Irham Laksamana Kamel, berhasil menembus seleksi Talent Detection Federasi Futsal Indonesia (FFI). Nama Irham terpampang dalam daftar pemanggilan untuk mengikuti Pra Training Centre (Pra TC) Tim Nasional Futsal Putra U-17 Wilayah Timur yang akan berlangsung di Makassar, 26–29 Mei 2026.
Bagi Irham, panggilan ini bukan sekadar undangan olahraga, melainkan sebuah tangga emas untuk mengubah taraf hidup keluarganya melalui prestasi di bidang futsal. Perjalanan panjangnya dari lapangan sederhana di Buru hingga dilirik oleh tim nasional menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi jalan keluar dari keterbatasan ekonomi dan sosial.
Dukungan Penuh Ketua AFP Maluku
Menanggapi kabar gembira ini, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Maluku, dr. Gregorius Batara PS Sutardi, SpOT., M.H., AIFO-K., turut memberikan apresiasi tinggi dan meminta dukungan moral dari seluruh masyarakat Maluku.
Dalam pernyataannya, dr. Gregorius menekankan pentingnya doa restu agar Irham dapat tampil maksimal di Makassar.
“Sebagai Ketua AFP Provinsi Maluku, saya meminta semua pecinta futsal di Maluku untuk mendoakan dan mendukung supaya Irham bisa lolos pra TC di Makassar,” ujar dr. Gregorius.
Ia menambahkan bahwa langkah selanjutnya sangat krusial bagi masa depan sang pemain. “Tujuannya agar Irham bisa lanjut ke TC (Training Centre) timnas di Jakarta, dan impiannya tidak berhenti di situ. Kita doakan dia bisa bermain sampai ke Spanyol, mewakili Indonesia di kancah internasional.”
Pernyataan tersebut menunjukkan visi jauh ke depan dari pengurusan futsal Maluku, yang tidak hanya fokus pada kemenangan lokal, tetapi juga mempersiapkan atlet untuk bersaing di level dunia.
Irham akan bergabung dengan 12 pemain lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia Timur, termasuk dominasi pemain dari Papua dan Sulawesi. Dalam posisi sebagai Pivot, Irham dituntut untuk menunjukkan kemampuan teknis, fisik, dan mental yang unggul guna meyakinkan pelatih nasional.
Harapan besar kini tertuju pada bahu pemuda asal Buru ini. Jika berhasil lolos dari seleksidi Makassar, Irham akan melangkah ke tahap berikutnya di Jakarta, membuka peluang lebih lebar untuk mengenakan jersey Garuda di masa depan.
Doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Maluku menjadi bahan bakar tambahan bagi Irham untuk mewujudkan mimpi besar: dari Buru, ke Jakarta, hingga menembus Eropa.
“Tapi mimpi ini bs terwujud krn dukungan dari Bupati Buru, Pemkab Buru, calon ketua AFK buru Bapak Mega Adi, Pelatih Hans Feninlambir, ketua Komisi DPRD Prov Maluku Ibu Saudah Tuankotta Tethool, Gubernur Maluku, KONI Maluku dan Pemprov Maluku” pungkas Gregorius yang juga Ketua IDI Kabupaten Malra dan Tual.
Di balik semangat juang individu seperti Irham, momen ini juga menjadi pengingat penting bagi pemangku kebijakan daerah. Sudah saatnya Pemerintah Provinsi Maluku memberikan perhatian lebih serius terhadap pembinaan bibit-bibit atlet muda. Dukungan tidak cukup hanya berupa ucapan selamat, namun harus diikuti dengan alokasi anggaran pelatihan, fasilitas latihan yang memadai, serta bantuan transportasi bagi atlet yang berlaga di kancah nasional maupun internasional.
Dukungan konkret dari pemerintah akan menjadi fondasi kuat agar talenta-talenta emas Maluku tidak sekadar “menumpang lewat” dalam seleksi nasional, melainkan benar-benar siap bersaing hingga ke pentas dunia. Sinergi antara dedikasi atlet, dukungan masyarakat, dan komitmen politik pemerintah adalah kunci untuk membawa nama Maluku harum di peta olahraga global. Jangan biarkan mimpi anak-anak Maluku kandas hanya karena keterbatasan dana; mari kita wujudkan bersama agar olahraga menjadi jembatan kemakmuran dan kebanggaan daerah.(RM-06)









Discussion about this post