REFMAL.ID,-Ambon – Ratusan masa yang berasal dari organisasi Kepemudaan (OKP) dan mahasiswa Cipayung Plus mendatangi Markas Besar Kepolisian Daerah (Polda) Maluku dan DPRD Provinsi Maluku, Senin (1/9/2025).
Aksi protes masa merupakan luapan kekecewaan terhadap anggota DPR RI terkait dengan tunjangan terlalu besar hingga merenggang nyawa seorang driver Ojek Online (Ojol) Affan Kurniawan (21) di Jakarta pada 28 Agustus malam.
Bentrokan masa aksi dan Polisi terjadi hingga tak mampu terurai. Demo kemudian berlanjut 29 -30 hingga Senin 1 September 2025 hari ini.
Namun, berbeda di Kota Ambon, para masa aksi ini menyampaikan aspirasi di Markas Polda Maluku.
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto yang menemui para pendemo menyampaikan apresiasi kepada para pengunjuk rasa yang telah menyampaikan aspirasi dengan damai dan tertib. “Sebagai Kapolda Maluku saya sangat cinta kepada Maluku, saya cinta kepada adek-adek sekalian. Terima kasih karena telah menyampaikan aspirasi secara damai,” katanya.

Setelah menyerahkan poin – poin tuntutan di Polda Maluku, masa aksi mendatangi Kantor DPRD Maluku. Mereka melakukan aksi beberapa menit kemudian, Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun, Waka I Muhammad Fauzan Rahawarin, dan beberapa anggota DPRD Maluku yakni Wahid Laitupa, Richard Rahakbauw, Halimun Saulatu dan lainnya langsung menemui masa aksi.
Para anggota DPRD ini menemui masa aksi dengan duduk lesehan bersama untuk mendengar aspirasi yang disampaikan. Satu persatu pemandu aksi memberikan orasinya untuk menyampaikan aspirasi hingga aksi berakhir dengan penyerahan poin – poin tuntutan. Usai memberikan aspirasi, para masa aksi membubarkan diri dengan tertib. (RM-04)










Discussion about this post