REFMAL.ID,-LANGGUR- Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) dan Pelantikan Pengurus KAHMI Maluku Tenggara bertempat di Cafe KDH, Jum’at (11/7/2025).
Rapat yang berlangsung penuh semangat dan kekompakan tersebut, Rusli Renfaan resmi ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Sekretaris Fahri Rahanar dan Bendahara Wala Lesubun.
Panitia akan bekerja bersama dengan Koordinator Presidium KAHMI Maluku Tenggara dan seluruh anggota untuk memastikan kelancaran agenda penting tersebut.
Pelantikan pengurus KAHMI Maluku Tenggara direncanakan akan berlangsung meriah dan menghadirkan tokoh-tokoh nasional yang juga pengurus KAHMI pusat.
Di antaranya, Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria yang dijadwalkan hadir langsung dalam prosesi pelantikan.
Rusli Renfaan menyampaikan bahwa agenda Musda direncanakan dilaksanakan pada akhir bulan Agustus dan pelantikan pada pertengahan bulan September 2025.
“Pada momentum pelantikan nanti kami akan gelar apel Akbar melibatkan seluruh Kepala Ohoi se-Kabupaten Maluku Tenggara yang direncanakan berlokasi di pelataran Kantor Bupati Maluku Tenggara,” sebut Renfan.
Selain itu, sejumlah isu strategis akan di angkat sebagai bagian dari komitmen KAHMI dalam mendorong pembangunan daerah sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun dan Charlos Viali Rahantoknam.
Sementara dua isu utama yang menjadi sorotan adalah percepatan pemekaran Kabupaten Kei Besar dan penetapan Kota Langgur sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Tenggara Raya, serta pengarusutamaan agenda pembangunan nasional Asta Cita.
Ia menegaskan pentingnya peran KAHMI sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mengawal aspirasi masyarakat.
“Pemekaran Kabupaten Kei Besar bukan sekedar keinginan administratif, tapi kebutuhan untuk mempercepat pelayanan publik dan pembangunan yang merata. Begitu pula dengan usulan menjadikan Kota Langgur sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Tenggara Raya merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi kawasan tenggara Maluku dalam peta pembangunan nasional,” tegasnya.
Dalam forum Musda nanti lanjut Renfan, para peserta yang terdiri dari alumni HMI dari berbagai bidang profesi juga mendiskusikan Asta Cita, delapan agenda pembangunan nasional yang menjadi arah perjuangan KAHMI dalam meneguhkan komitmen kebangsaan dan kesejahteraan masyarakat. Isu-isu seperti penguatan SDM, keadilan sosial, pembangunan berbasis kawasan, serta perlindungan lingkungan menjadi bagian dari pokok-pokok pikiran yang dirumuskan dalam rekomendasi Musda.
“Musda dan pelantikan ini juga diharapkan menjadi momentum konsolidasi kekuatan alumni HMI di Maluku Tenggara dalam menghadapi tantangan global dan lokal, serta memperkuat sinergi lintas sektor demi kemajuan Bumi Larvul Ngabal,” tutup Renfan. (RM-07)










Discussion about this post