REFMAL.ID,,-TUAL- Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tual, Hamdi Abduh, memberikan penjelasan resmi terkait unggahan di media sosial yang menyebut adanya penumpang terlantar di Pelabuhan Yos Sudarso Tual lantaran petugas tidak membuka pintu ruang tunggu saat KM Labobar hendak sandar.
Dalam keterangannya, Hamdi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Perlu kami jelaskan bahwa pada saat kejadian, KM Labobar belum melakukan kegiatan debarkasi maupun embarkasi. Sesuai prosedur, ruang tunggu pelabuhan baru dibuka setelah kapal benar-benar siap melayani penumpang naik atau turun, demi alasan keselamatan dan ketertiban,” terang Hamdi melalui sambungan telepon, Jumat (11/7/2025).
Atas kondisi itu, sejumlah penumpang yang datang lebih awal ke pelabuhan menunggu di luar ruang tunggu dan mengunggah situasi tersebut ke media sosial facebook.
Hamdi menyebutkan, jumlah penumpang naik untuk KM Labobar pada Kamis 10 Juni 2025 kemarin sebanyak 2.097 sementara kapasitas terminal penumpang hanya menampung 150 orang.
Berdasarkan jumlah penumpang tersebut, maka petugas harus bertindak sesuai SOP agar tidak ada kesenjangan sosial.
“Aturan ini bukan hanya di Tual tetapi juga berlaku di pelabuhan Yos Sudarso Ambon,” ungkap Hamdi.
Biasanya, jika penumpang datang lebih awal pihaknya mengarahkan ke lantai II, disana ada penumpang yang hendak menuju MBD, Tanimbar, yang menunggu kapal dua hingga tiga hari yang penting menjaga kebersihan lingkungan.
“Memang kita harapkan agar terminal penumpang Yos Sudarso Tual ini bisa diperbaharui lagi, mungkin dari pusat menambahkan anggaran sehingga ada rehabilitasi terhadap terminal penumpang dalam kapasitas lebih besar paling bisa meminimalisir kondisi yang terjadi saat ini,” harap Hamdi.
Tetapi saat ini terjadi efesiensi anggaran, namun sesuai usulan yang telah layangkan untuk penambahan terminal khusus VIP untuk para pejabat daerah dan pejabat lainnya.
“Kami juga rencanakan jika ada anggaran akan di bangun selasar di depan terminal penumpang untuk melindungi para pengantar pengunjung,” tutup Hamdi. (RM-07)










Discussion about this post