REFMALI.ID,-AMBON- PRoyek yang dikelola dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku tahun 2023-2024 mendapat sorotan dari LSM LIN Lembaga investigasi negara, Jumat 2/05/2025.
Ketua LSM Lembaga Investigasi negara Maluku, Ahmad Rumalean, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi di sejumlah sekolah SMA di kabupaten SBB dan kabupaten Maluku Tengah, dan menemukan beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
” Dalam pelaksanaan proyek terdapat indikasi KKN, dugaan ketidak seriusan spesifikasi, mark-up anggaran, serta pengurangan volume pekerjaan yang di lakukan oleh kontraktor yang menangani proyek tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, pejabat pembuat komitmen ( PPK ) , pejabat pelaksana teknis kegiatan ( PPTK ) serta konsultan pengawas kurang optimal dalam mengendalikan pelaksanaan proyek di lapangan.
Mereka di nilai kurang cermat dalam menguji kualitas serta perhitungan volume pekerjaan yang ada di persyaratan untuk penerimaan hasil proyek.
” Kami menduga dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi maluku selaku pengguna anggaran tidak optimal dalam mengawasi dan mengendalikan pelaksana kegiatan di satuan kerjanya,” tambahnya.
Adapaun proyek yang menjadi soroton meliputi :
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA negri 8 seram bagian barat, total pagu 2.941.050.300 milliar di kerjakan oleh CV. Mondeh de marco.
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA negri 36 maluku tengah total pagu 4.062.222.000.00 milliar di kerjakan oleh CV. Banda rhun indah.
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA negri 16 seram bagian barat total pagu 3.204.645.000.00 milliar di kerjakan oleh CV. Venita sakti.
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA negri 2 seram barat total anggaran 4.124.299.000.00 milliar di kerjakan oleh CV. Banda bahari permai.
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA 24 seram bagian barat nilai anggaran 4. 299.544.000.00 milliar di kerjakan oleh CV. Amirima perkasa.
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA 24 maluku tengah nilai anggaran 4.658.987.000.00 milliar di kerjakan oleh CV. Rizky pratama.
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA 18 maluku tengah nilai anggaran 4.969.154.000.00 milliar di kerjakan oleh CV. Minsi abadi karya.
Pembangunan rehabilitasi gedung SMA 14 maluku tengah nilai anggaran 4.783.526.000.00 milliar di kerjakan oleh CV. Fazabay konstruksi.
Sementara itu ketua lembaga investigasi negara perwakilan maluku, ahmad rumalean, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan ketidak sseriusan dalam proyek yang di kerjakan pada SMA negri 16 seram barat.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah tidak adanya papan informasi proyek pada kegiatan rehabilitasi ruang kelas, dan adapun ruang kelas yang tidak rehabilitasi, seperti plapon Sekolah, padahal dalam rencana anggaran biaya ( RAB ) itu jelas, bahwa rehabilitasi beserta perabotnya, namun temuan di lapangan berbeda.
Hal ini menimbulkan dugaan penyelewengan angaran dan tindak pidana korupsi, serta telah melanggar undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik ( KIP ).
Sebelum pemberitaan ini di publis, pihakny telah berkordinasi dengan pengawas pekerajaan di lapangan namun tidak di respon secara baik.
Jika dalam waktu dekat apabila tidak ada tanggapan atau klarifikasi dari pihak dinas dan kontraktor yang menangani proyek tersebut, kami akan mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor kejaksaan tinggi maluku dan polda maluku serta malaporkan kasus ini secara resmi, ” pungkasnya. (RM-06)










Discussion about this post