Mantan Bek Persemalra Kini Kapolsek, Giovani Toffy Yakin Argentina Juara Dunia
Referensimaluku.id,–AMBON – Tidak banyak yang tahu bahwa di balik seragam kepolisiannya, IPTU Giovani Toffy, S.H., M.H., menyimpan rekam jejak sebagai pesepak bola. Pria yang kini menjabat Kapolsek KPYS Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini pernah membela Persemalra di Divisi Utama Liga Indonesia tahun 2010, bermain di posisi bek kanan dengan skill sliding tackle yang mumpuni.
Kecintaannya pada sepak bola tak pernah padam. Menjelang Piala Dunia 2026, Giovani dengan mantap menjagokan Argentina sebagai juara, bukan sekadar karena faktor fans, melainkan berdasarkan analisis taktis yang cukup mendalam.
“Argentina adalah juara bertahan. Trek rekornya di Piala Dunia juga berbicara, selalu muncul di semifinal maupun final. Itu bukan kebetulan,” ujarnya.
Giovani mengagumi penerapan formasi modern oleh pelatih Lionel Scaloni. Formasi 4-4-2 yang diterapkan Scaloni secara dinamis berubah menjadi 3-5-2 saat menyerang, lalu kembali ke 4-4-2 saat bertahan dengan memanfaatkan peran bek kanan dan kiri yang turun ke lini tengah.
“Fungsi bek kanan yang harusnya naik menyerang, kadang bisa jadi gelandang bertahan. Itu menjadi salah satu kunci Argentina dan diperhitungkan banyak pengamat sepak bola dunia,” jelasnya.
Di lini tengah, ia menyebut Rodrigo De Paul, Mac Allister, dan Enzo Fernandez sebagai fondasi yang kuat. Sementara di lini serang, Julian Alvarez dinilainya sebagai sosok paling matang untuk eksekusi, meski ia berharap Lautaro Martinez juga tampil berkembang di turnamen ini.
Soal Lionel Messi, Giovani tetap menempatkannya sebagai kartu truf utama meski dengan catatan soal usia. “Saya percaya dia akan bermain mungkin 60 sampai 70 menit karena faktor usia. Tapi kalau bisa lebih dari itu, memang dia luar biasa,” katanya.
Satu nama lain yang ia soroti adalah kiper Emiliano Martinez. Bagi Giovani, Martinez adalah aset tersembunyi Argentina yang paling ditakuti lawan, terutama dalam adu penalti. “Dia sangat unggul di sisi penalti dan ditakuti penendang dari seluruh negara. Itu kartu truf tersendiri,” ujarnya. Martinez juga baru saja merasakan gelar juara Europa League bersama Aston Villa, menambah kepercayaan dirinya jelang turnamen.
Meski mengakui bahwa sepak bola tak lepas dari faktor keberuntungan, Giovani tetap optimistis. “Apapun yang terjadi, tetap Argentina. Saya yakin Argentina bisa juara,” pungkas mantan bek tangguh Persemalra itu. (RM-06)









Discussion about this post