Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home Uncategorized

Resensi, Tiga Wanita Perspektif Simone de Beauvoir

Mei 1, 2026
in Uncategorized
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id, -AMBON-

Baca Juga

Intip Dapur Ketahanan Pangan, Siswa SMA Negeri 11 Ambon Belajar Langsung di Gudang Bulog

Prabowo Sidak Mendadak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Aman dan Berkualitas

Umasugi Sosok Birokrat Pemikir Raih Doktor Ilmu Hukum

Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP, MA

Staf Dosen Fisipol, Universitas Pattimura

“Semakin aku banyak membaca, semakin aku banyak berpikir; semakin aku banyak belajar,..”(Voltaire).

**

Publik penyuka sastra dan filsafat tidak asing lagi dengan Simone de Beauvoir. Ia sosok perempuan berkebangsaan Perancis, yang dikenal multi talenta, dimana tidak hanya populer sebagai sastrawan dan filsuf, tapi juga adalah aktifis perempuan terkemuka pada zamannya. Dalam bidang filsafat, ia dikenal luas dengan aliran feminisme eksistensialisme.

Feminisme eksistensialis adalah aliran dalam gerakan feminisme yang berakar pada prinsip-prinsip filsafat eksistensialisme. Aliran ini secara khusus mengkaji dan menelaah struktur sosial yang membatasi kebebasan individu perempuan, serta menyoroti pentingnya kebebasan tersebut dalam berbagai aspek kehidupan.

Sentral dalam pemikiran feminisme eksistensialis adalah pandangan bahwa perempSauan bukan hanya sebagai objek dalam masyarakat, melainkan juga sebagai subjek yang memiliki keberadaan dan kepentingan yang unik.(Setyo, et.all, 2021). Feminisme eksistensialisme yang dikembangkan Simone de Beauvoir menjadi salah satu teori penting dalam kajian perempuan, terutama dalam konteks sastra dan budaya patriarkal.

Relevan, Estri (2024) mengatakan bahwa, dalam konteks karya sastra, teori feminisme eksistensialis digunakan untuk menganalisis bagaimana karakter perempuan direpresentasikan dan bagaimana mereka mengalami atau melawan objektivikasi.

Menurutnya, tokoh perempuan digambarkan bukan hanya sebagai objek pasif, tetapi juga sebagai subjek yang mempunyai kesadaran dan perjuangan untuk meraih kebebasan. Penelitian terbaru menunjukan bahwa melalui analisis narasi, dialog, dan karakterisasi, dapat diungkap bentuk-bentuk objektivikasi serta strategi perempuan dalam merebut eksistensi mereka.

***

Salah satu karya Simone de Beauvoir, yang relevan dengan pemikiran feminisme eksistensialisnya yakni, tiga cerita panjang tentang tiga perempuan, berjudul : “Perempuan yang Dihancurkan”, penerbit Narasi tahun 2024, jumlah 342 halaman. Karya ini diterjemahkan dari “The Woman Destroyed”, yang diterbitkan Pantheon Books, New York, Amerika Serikat di tahun 1969 lampau.

Tiga kisah panjang ini, seperti dipaparkan singkat di back cover buku ini, dimana menyeret kita dalam kehidupan tiga perempuab, melewati masa-masa muda, menghadapi krisis yang tak terduga-duga. Ada perempuan tercabik-cabik perselingkuhan suaminya. Ada yang lambat laun tertekan karena perilaku sang anak, dan ada yang frustasi serta gusar dalam kesendiriannya.

Hadir pertanyaan dan pernyataan yang substansial, apakah menjadi perempuan berarti menjadi masalah itu sendiri ? Bahkan jika sang perempuan meraih sukses dalam karier, keuangan, dan kehidupan intelektual ? Sebagai kisah-kisah ini memikat, menggelar wawasan yang laur biasa dari Simone de Beauvoir untuk perempuan.

Karya perempuan multi talenta berkebangsan Prancis ini, tentu menarik dibaca oleh khalayak yang menggandrungi sastra, dan filsafat, serta para perempuan yang memiliki komiteman serius dalam aspek feminisme. Mengakhirinya, meminjam ungkapan François-Marie Arouet (1694-1778), filsuf berkebangsaan Perancis, yang populer dengan nama pena Voltaire bahwa, “semakin aku banyak membaca, semakin aku banyak berpikir; semakin aku banyak belajar,..” (**) 

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Intip Dapur Ketahanan Pangan, Siswa SMA Negeri 11 Ambon Belajar Langsung di Gudang Bulog

Intip Dapur Ketahanan Pangan, Siswa SMA Negeri 11 Ambon Belajar Langsung di Gudang Bulog

by admin
April 20, 2026
0

Referensimaluku.id, -AMBON- Sebanyak siswa-siswi kelas X dan XI...

Prabowo Sidak Mendadak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Aman dan Berkualitas

Prabowo Sidak Mendadak Gudang Bulog Magelang, Pastikan Stok Beras Aman dan Berkualitas

by admin
April 20, 2026
0

Referensimaluku.id, -MAGELANG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto,...

Umasugi Sosok Birokrat Pemikir Raih Doktor Ilmu Hukum

Umasugi Sosok Birokrat Pemikir Raih Doktor Ilmu Hukum

by admin
April 18, 2026
0

Referensimaluku.id, --AMBON-- Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP,...

Keluarga Korban Siswa MTs Malra Angkat Bicara, Soroti Pernyataan Kapolda Maluku

Keluarga Korban Siswa MTs Malra Angkat Bicara, Soroti Pernyataan Kapolda Maluku

by admin
April 12, 2026
0

Referensimaluku.id, -Tual – Pihak keluarga korban penganiayaan yang...

Wali Kota Ambon Terima Kunjungan Dubes Belanda, Bahas Peluang Investasi dan Kerja Sama Strategis

Wali Kota Ambon Terima Kunjungan Dubes Belanda, Bahas Peluang Investasi dan Kerja Sama Strategis

by admin
April 7, 2026
0

Referensimaluku.id, -Ambon- Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menerima kunjungan...

Semarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan, Kanwil PAS Maluku Gelar Tes Urine hingga Bazar Warga Binaan

Semarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan, Kanwil PAS Maluku Gelar Tes Urine hingga Bazar Warga Binaan

by admin
April 7, 2026
0

Referensimaluku.id, -Ambon – Kantor Wilayah Pemasyarakatan Maluku di...

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id