Referensimaluku.id, -Ambon- Masjid At Ma’ruf dipastikan tetap menjadi bagian dari pembangunan pasar batu merah. Masjid yang berada di kawasan proyek tersebut rencananya akan dipugar menjadi lebih representatif oleh pihak pengembang.
Kapolsek Sirimau, Bastian Tuhuteru menegaskan bahwa isu yang berkembang terkait pembongkaran masjid tidak benar. Menurutnya, pihak pengembang justru telah berkomitmen untuk membangun kembali masjid dengan kondisi yang lebih baik.
“Intinya Masjid Al-Ma’ruf itu bukan untuk dibongkar, tapi untuk dipugar menjadi lebih bagus. Pengembang sudah bertanggung jawab untuk membuat masjid akan dibuat bagus,” ujar Bastian.

Menurutnya, informasi yang berkembang di masyarakat terkait pembongkaran rumah ibadah tersebut merupakan isu yang menyesatkan dan berpotensi memicu keresahan publik.
“Cuma isu-isu yang berkembang di luar itu provokasi,” katanya.
Untuk meredam polemik yang berkembang, pihaknya bersama Pemerintah Kota Ambon, tokoh agama, tokoh masyarakat, MUI, Raja Negeri hingga pengurus yayasan berencana membuat pernyataan bersama agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar.
“Kita sudah bertemu dengan ketua yayasan dan jemaah langsung. Saat ini kita menunggu untuk bikin video bersama, mungkin wali kota, wakil wali kota, MUI, Raja Negeri, dari yayasan dan sebagainya supaya bisa meng-counter isu-isu terkait pembongkaran Masjid Al-Ma’ruf,” jelasnya.
Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala menambahkan bahwa keberadaan masjid tetap dipertahankan dalam proyek pembangunan pasar karena rumah ibadah tersebut menjadi bagian dari perencanaan awal pembangunan.
Ia menyebut, pengembang bahkan telah berkoordinasi dengan pengurus masjid dan yayasan terkait proses renovasi yang nantinya dilakukan agar masjid tampil lebih baik dan modern tanpa menghilangkan fungsinya sebagai tempat ibadah masyarakat. (RM-04)








Discussion about this post