Referensimaluku.id, -AMBON – Seorang nelayan asal Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Roy Souhoka (41), dilaporkan hilang setelah terjatuh dari perahu ketinting saat melaut di perairan setempat. Hingga sore hari, Kamis (9/4/2026), korban belum juga ditemukan, memaksa Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian keesokan harinya.
Kronologi Kejadian
Insiden nahas tersebut bermula pada Selasa malam, 8 April 2026, sekitar pukul 20.00 WIT, ketika Roy bersama rekan-rekannya berangkat melaut dari Desa Haria. Kondisi cuaca dan gelombang laut yang kurang bersahabat diduga menjadi faktor utama kecelakaan itu.
Tragedi terungkap pada Rabu pagi, 9 April 2026, pukul 06.30 WIT. Saat itu, nelayan lain yang berada di lokasi melihat Roy terjatuh dari perahu longboat (ketinting) yang ditumpanginya. Melihat kejadian tersebut, nelayan setempat segera melakukan upaya pencarian mandiri, namun efforts awal tersebut belum membuahkan hasil.

Operasi SAR Dikerahkan
Merespons laporan kehilangan, Tim Rescue Kansar Ambon segera dikerahkan pada pukul 12.30 WIT. Menggunakan perahu karet (Rigid Hull Boat/RBB), tim bergerak menuju titik koordinat kejadian di 3°35’14.15″S – 128°37’8.64″E. Lokasi ini berjarak sekitar 46 Nautical Mile (NM) atau_heading_ 82,89 derajat ke arah Timur dari Dermaga BRIN Ambon.
Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan hujan ringan dengan angin bertiup dari Barat Daya hingga Barat berkecepatan 19 knots. Tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, kondisi yang cukup menantang bagi operasi pencarian di laut lepas.
Pencarian Dihentikan Sementara
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kansar Ambon dan masyarakat setempat menyisir area sejauh ±500 meter dari titik kejadian. Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT, tidak ada tanda-tanda keberadaan Roy Souhoka yang ditemukan.
“Operasi SAR hari pertama dihentikan karena keterbatasan cahaya dan kondisi lapangan. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari kedua, Jumat (10/4/2026), dengan cakupan area yang lebih luas,” ujar sumber dari tim SAR.
Keluarga dan warga Negeri Haria kini diliputi kecemasan, berharap adanya keajaiban dan ditemukannya Roy dalam keadaan selamat. Dukungan doa mengalir dari berbagai pihak untuk kelancaran operasi pencarian ini.(RM-04)










Discussion about this post