Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home MALUKU MBD

Bertahun-tahun Proyek Blok Masela Berjalan, Hak Masyarakat Lermatang Masih Terbengkalai

Mei 29, 2026
in MBD
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensimaluku.id, –Ambon-– Sudah bertahun-tahun Proyek Nasional Blok Masela hadir di tengah kehidupan masyarakat Lermatang, namun hingga kini hak-hak dasar mereka atas tanah dan tanaman belum juga diselesaikan. Ketidakpastian yang berlarut-larut inilah yang akhirnya memicu masyarakat Lermatang menyatakan sikap tegas menolak kehadiran Satgas Tim Terpadu yang hendak melakukan pendataan tanaman dan tanah milik warga.

Baca Juga

Kapolres MBD Tinjau Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan Operasi Ketupat Salawaku 2026

Wabup MBD Tekankan Sidang Klasis GPM Harus Hasilkan Program Nyata

Sinergi Polres dan Pemkab MBD Gelontor Sembako Murah, Bazar Ramadan Kalwedo Diserbu Warga

Penolakan tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerhati masalah sosial kemasyarakatan sekaligus tokoh Maluku Barat Daya, Herman Siamiloy, yang menilai sikap warga sebagai bentuk perlawanan wajar atas pengabaian hak yang telah berlangsung terlalu lama.

“Sikap tegas itu bukan tanpa alasan. Sejak hadirnya Proyek Nasional Blok Masela hingga saat ini, pihak perusahaan dan pemerintah belum menyelesaikan hak-hak masyarakat, yakni ganti rugi tanaman yang berada di dalam sebagian areal seluas 662 hektar, termasuk harga tanah itu sendiri,” ujar Herman.

Menurutnya, ironi terbesar adalah kenyataan bahwa proyek berskala nasional yang dikelola perusahaan asing ini justru belum mampu memberikan keadilan bagi pemilik lahan aslinya. Herman mempertanyakan mengapa harga tanah di Lermatang diperlakukan berbeda dengan daerah lain, padahal kawasan tersebut kini menjadi lokasi proyek strategis nasional.

Ia menyoroti ketimpangan dalam kebijakan negara yang dinilai tebang pilih dalam memperlakukan tanah rakyat.

“Ketika ditemukan tanaman ganja di tanah seseorang, orangnya diproses hukum dan dipenjara. Tetapi ketika di tanah itu terdapat tambang, tanah diambil alih negara dengan dalih dikelola untuk kesejahteraan masyarakat. Yang terjadi di Lermatang pun demikian,” tegasnya.

Sebagai pembanding, Herman menyebut kisah warga Kampung Milyarder di Tuban, Jawa Timur, di mana Pertamina membeli tanah dengan harga Rp 1.000.000 hingga Rp 2.000.000 per meter persegi karena di kawasan tersebut terdapat tambang.

“Walaupun terdapat perbedaan yang signifikan, jika perusahaan dan pemerintah menghargai tanah di Lermatang dengan harga Rp 1.000.000 per meter, itu pun masih bisa diatur dan disepakati bersama. Ini hanya sebatas pembanding dan sepenuhnya bergantung pada hasil kesepakatan antara masyarakat Lermatang sebagai pemilik lahan dengan perusahaan dan pemerintah,” jelasnya.

Lebih jauh, Herman juga menolak klaim Komisi III DPRD, Dinas Pertanahan, dan Dinas Kehutanan yang menyebut kawasan tersebut masuk dalam status kawasan hutan negara. Baginya, klaim tersebut mengabaikan fakta sejarah yang tidak bisa begitu saja dihapus.

“Harus dipahami semua pihak bahwa Republik Indonesia baru merdeka tahun 1945, sementara tanah itu merupakan tanah adat yang sudah dikelola dan dikuasai secara turun-temurun. Pantaslah masyarakat miskin, karena dimiskinkan dengan alasan Proyek Nasional untuk kesejahteraan masyarakat, tetapi kenyataannya masyarakat makin dipersulit untuk mendapatkan hak-haknya,” pungkas Herman dengan nada getir. (RM-06) 

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Kapolres MBD Tinjau Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan Operasi Ketupat Salawaku 2026

Kapolres MBD Tinjau Kesiapan Pos Pam dan Pos Yan Operasi Ketupat Salawaku 2026

by admin
Maret 19, 2026
0

Referensimaluku.id, -Tiakur – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan...

Wabup MBD Tekankan Sidang Klasis GPM Harus Hasilkan Program Nyata

Wabup MBD Tekankan Sidang Klasis GPM Harus Hasilkan Program Nyata

by admin
Maret 17, 2026
0

Referensimaluku.id, -Tiakur – Wakil Bupati Maluku Barat Daya...

Sinergi Polres dan Pemkab MBD Gelontor Sembako Murah, Bazar Ramadan Kalwedo Diserbu Warga

Sinergi Polres dan Pemkab MBD Gelontor Sembako Murah, Bazar Ramadan Kalwedo Diserbu Warga

by admin
Maret 13, 2026
0

Referensimaluku. Id, -TIAKUR– Suasana Lapangan Polres Maluku Barat...

Proyek Jalan Lapen Pulau Dai Rp 5,4 Miliar Belum Dikerjakan, Uang Muka Sudah Dicairkan

Proyek Jalan Lapen Pulau Dai Rp 5,4 Miliar Belum Dikerjakan, Uang Muka Sudah Dicairkan

by admin
Maret 13, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur – Proyek pembangunan jalan lapis penetrasi...

Pemkab MBD dan BPJS Kesehatan Gelar Forum Tingkatkan Layanan Kesehatan

Pemkab MBD dan BPJS Kesehatan Gelar Forum Tingkatkan Layanan Kesehatan

by admin
Maret 12, 2026
0

Referensimaluku.id, -Tiakur – Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya...

Kapolres MBD Turun Langsung Redam Bentrok Warga di Tiakur

Kapolres MBD Turun Langsung Redam Bentrok Warga di Tiakur

by admin
Maret 9, 2026
0

Referensimaluku.id, -Tiakur – Respon cepat ditunjukkan jajaran Kepolisian...

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber
  • Politik
  • Politik
  • Politik
  • Redaksi
  • Referensimaluku.id-Berita Terkini Maluku
  • Subscription
  • Tentang Kami

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id