Referensimaluku.id, -AMBON — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Provinsi Maluku resmi memulai masa bakti 2026–2031 setelah dikukuhkan dalam agenda yang digelar di Ambon, Selasa (31/03/2026).
Pengukuhan tersebut merujuk pada Surat Keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang ditandatangani oleh Ketua Umum, . Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan orientasi politik serta Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) sebagai langkah awal memperkuat arah perjuangan partai ke depan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, , menegaskan bahwa PKB tetap berpegang pada nilai-nilai kemanusiaan dan religiusitas dalam menjalankan peran politiknya.
Menurutnya, PKB merupakan partai terbuka yang mengedepankan inklusivitas dengan merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Ia menekankan bahwa politik harus menjadi sarana menghadirkan solusi bagi masyarakat, bukan sebaliknya.
Jazilul juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah pusat terhadap daerah kepulauan seperti Maluku, khususnya dalam penguatan konektivitas transportasi laut serta pembangunan kawasan pesisir. Selain itu, perlindungan masyarakat adat, pekerja informal, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap menjadi agenda prioritas partai.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Maluku, , menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadi titik awal konsolidasi internal partai agar semakin dekat dengan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga pada kerja nyata dalam memperjuangkan aspirasi rakyat serta memperkuat struktur organisasi hingga ke akar rumput.
“Hasil Muskerwil telah melahirkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya evaluasi kebijakan fiskal pusat terhadap daerah serta dorongan percepatan pengesahan RUU Kepulauan yang dinilai sangat penting bagi kemajuan Maluku,” ujarnya.
Dengan semangat baru, PKB Maluku optimistis mampu meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang. Transformasi menjadi partai yang modern, terbuka, dan responsif disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi politik sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Kepengurusan yang baru dikukuhkan ini diharapkan dapat membawa PKB semakin dekat dengan masyarakat serta aktif dalam mendorong peningkatan kesejahteraan di Maluku. (RM-06)










Discussion about this post