Referensimaluku. Id, -Ambon – Ikatan Pemuda Pelajar Tahisane (IPPTAS) Kaibobu, Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat (SBB) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun Negeri Kaibobu, melalui pendidikan, dan pengabdian sosial.
Nilai cinta terhadap negeri yang ditanamkan sejak 59 tahun lalu, terbukti tak lekang oleh waktu, meski generasi silih berganti.
Sebagai wadah pemuda, pelajar dan mahasiswa asal Tahisane (Kaibobo-Ariate), IPPTAS berperan aktif dalam membina generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap kemajuan negeri. Berbagai kegiatan telah dilakukan, baik diskusi pendidikan, penguatan kapasitas pemuda, hingga aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Terkini, di momet Hari Ulang Tahun ke-59, IPPTAS hadir dengan kegiatan pemberian bantuan berupa 155 anakan pohon Pala kepada Jemaat Desa Ariate dan bantuan 20 sak semen untuk pihak Gereja Eirene, Negeri Kaibobu.
“Satu langkah, Satu tujuan, Membawa Kedamaian dan Keharmonisan untuk Tahisane jadi tema besar kita di HUT tahun ini. Cinta kita kepada Negeri berjuluk Tahisane ini tak akan lekang oleh waktu,” kata Ketua IPPTAS, Corneles Matinahoruw
Menurutnya, peringatan HUT ke-59 dengan pemberian bantuan anakan pala dan semen menjadi momentum refleksi perjalanan paguyuban sekaligus peneguhan komitmen IPPTAS dalam berkontribusi bagi masyarakat Kaibobu dan Ariate.
“Di usia yang lebih dari setengah abad ini merupakan fase penting untuk memperkuat peran organisasi di tengah tantangan zaman. IPPTAS harus terus adaptif, progresif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai kebersamaan serta pengabdian,” ujar Matinahoruw
Selain peringatan HUT, IPPTAS juga menggelar perayaan Natal Kristus tahun 2025 dengan melibatkan tokoh agama, adat, dan masyarakat Kaibobu dan Ariete, berlangsung di Gedung Gereja Jemaat Desa Ariate, Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB.
Matinahoruw yang juga salah satu jurnalis Maluku itu menyatakan IPPTAS akan terus ada dalam melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Negeri Kaibobu dan Ariate. (RM-04)










Discussion about this post