Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home MALUKU

Ada Kekerasan di Balik Misteri Tewasnya Serda Charles Telehala, Dimakamkan Tanpa Penghormatan Militer, Ibunda Korban Minta Panglima TNI Rekomendasikan Otopsi Ulang

Desember 5, 2025
in MALUKU
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

Referensi Maluku.id, Ambon – Pihak keluarga Sersan Dua Charles Telehala (CT), anggota TNI AD, PK 29 lulusan angkatan 2021 menilai kematian prajurit TNI-AD PK 29 itu tidak wajar, karena banyak kejanggalan menyelimuti kasus kematian almarhum.

Baca Juga

Langgur, Titik Awal Menjelajah KEIndahan Alam Kepulauan Kei-Maluku Tenggara

Lahan Dinas PU Sah Milik Ahli Waris Josfince Pirsouw, Sekkab SBB Dituding “Tak Tahu Malu”

Danpomdam Pattimura Kolonel Choirun Bantah Lindungi Kopda MU: Proses Hukum Berjalan, Kami Tunggu Kehadiran Pelapor

Yang tak habis pikir, pemakaman Serda CT bukan sebagai seorang prajurit TNI. Ia dimakamkan ibarat warga sipil biasa, tanpa penghargaan secara kemiliteran. Peti jenasahnya pun tidak dibalut Bendera Merah putih. Serda CT dimakamkan pihak keluarga di Ambon, layaknya bukan seorang anggota TNI.

Jenasah Serda CT diambil keluarga dari Antasari Dodikjur Rindam, Kodam VI/Mulawarman Kalimantan Timur. Padahal namanya tercatat dalam lembaran TNI-AD atas nama Serda Charles Telehala NRP 1522112020002649. Danru 3 Ton III Kipan C Yonif 614/ Rjp Siswa Diksa KIBI Tingkat Pemula Tahun 2024.

Alasan mengapa Serda CT dimakamkan tanpa ada pendampingan dan atau kehormatan sedikitpun dari Institusi di mana korban berdinas, ini yang menjadi pertanyaan keluarga dan publik yang belum mendapat jawaban pasti.

Di saat saya melansir berita ini, mata saya tertuju di televisi, di mana seekor anjing pelacak milik Institusi tertentu dimakamkan secara militer, diberi penghormatan dan dikuburkan secara terhormat, dibalut Bendera Merah Putih. Tapi Kematian Serda Charles Telehala dibiarkan sama serupa dengan lagu Pusara Tak Bernama, ciptaan Sam Kapissa yang dinyanyikan oleh group Black Sweet.

Lagu “Pusara Tak Bernama” bermakna sebagai pengingat akan jasa, perjuangan, dan pengorbanan para pahlawan yang berkarya, berjasa namun nama mereka tidak terukir di nisan mereka.

Sepenggal dari lirik Lagu “Pusara Tek Bernama”Pusara Tak Bernama Siapa Pemilikmu sejak itu,. Pahlawan…Pusara tak bernama Kau ditinggalkan Terlantar Penuh Debu..dstnya.

Meski Serda CT belum menggores tinta emas untuk negara kesatuan Republik Indonesia, tapi tercatat dalam lembaran negara Republik Indonesia sebagai seorang prajurit TNI AD.

Sepertinya ada sesuatu yang mesti ditelusuri aparat berwenang, bukan dari satuannya melainkan dari Mabes TNI AD dan atau Puspom TNI, karena diduga ada unsur kekerasan atas kematian Serda Charles Telehala.

Pihak keluarga dalam keterangan persnya, menduga kalau Serda CT meninggal disebabkan ada unsur kekerasan yang dialami korban.

“Anak kami meninggal secara tidak wajar. Dari pengamatan kami sebagai seorang awam, kami yakin sungguh ada kekerasan yang dialami anak kami, karena pada sekujur tubuh terdapat tanda-tanda tindak kekerasan, ” ungkap Sarah Liffa, ibunda Serda CT kepada sejumlah awak media, dalam sebuah keterangan Pers yang disponsori oleh sebuah lembaga hukum di Ambon, Maluku, Jumat (5/12/25) sore.

Sarah Liffa, ibu kandung Serda CT, berasal dari Desa Ridool, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupeten Kepulauan Tanimbar, Maluku.

Kronologis Versi TNI.

Berdasarkan laporan hasil penyelidikan yang dikeluarkan oleh Kodam VI/Mulawarman, kronologi kejadian menyebabkan meninggalnya Serda CT sebagai berikut:

Pada 11 Agustus 2024, sekira pukul 20.00 WITA apel kembali izin bermalam (IB) diadakan, namun Serda CT tidak hadir.

Ketua kelas, Sersan Satu atau Sertu Agus Rachman Andriyanto berinisiatif menghubungi Serda CT melalui WhatsApp dan telepon tetapi tidak aktif. Setelah apel malam selesai, Sertu Agus bersama lima siswa lain berinisiatif mencari Serda CT di barak dan sekitarnya. Nahasnya, Serda CT ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kamar mandi Badan K (Antasari). Posisinya tertunduk bersandar di dinding dengan leher terikat kabel berwarna hitam yang ujungnya terikat pada paku di kusen pintu WC.

Sekira Pukul 22.30 WITA, petugas Polisi Militer tiba di lokasi penemuan mayat.

Penyebab kematian Serda CT disimpulkan sebagai “Jejas gantung” (bekas tekanan gantung) pada leher, yang mengakibatkan asfiksia atau mati lemas karena otak kekurangan oksigen.

Penyelidikan menyimpulkan bahwa meninggalnya Serda CT adalah murni bunuh diri.

Kejanggalan-kejanggalan Versi Pihak Keluarga Korban.

Meskipun laporan penyelidikan menyimpulkan bunuh diri, keluarga menemukan beberapa kejanggalan-kejanggalan yang sangat meragukan pembenaran dan kesimpulan yang dibuat oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Pusat Polisi Militer. No R 1316/XI / 2025 perihal Tanggapan surat saudari Sarah Liffa Telehala, Jakarta 13 November 2025.

Pencegahan Akses Informasi: Perwakilan keluarga, Junita Telehala dan Sarah Matulessy dilarang membaca surat izin otopsi oleh pihak Pomdam/VI Mulawarman Balikpapan dan pihak Rumah Sakit Daerah dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Kalimantan Timur.

Video dan Komunikasi: Video yang pertama kali diperlihatkan oleh Pomdam/VI Mulawarman kepada perwakilan keluarga di Balikpapan berbeda dengan Video yang kemudian dikirim melalui WhatsApp.

Pihak keluarga dilarang untuk mengambil gambar jenazah almarhum Serda CT oleh diduga Intel TNI, dan pihak rumah sakit daerah dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Kaltim.

Keterangan Saksi yang Lemah: Serda Adi Rion menyatakan ia tidak pernah berkomunikasi atau berjalan bersama dengan Serda CT selama pendidikan KIBI. Namun menurut keterangan dari pacar almarhum, Serda CT tinggal bersama Serda Ade Rion sebelum pindah ke Barak untuk mengikuti pendidikan. Pomdam/VI Mulawarman Balikpapan, Kaltim, menyatakan telah mengintrogasi 20 orang, tetapi hanya tujuh orang yang dimintai keterangan dalam laporan hasil penyelidikan.

Barang Bukti dan Temuan Medis: Serda CT mengancam akan meminum minuman keras jenis Sopi dan gantung diri. Namun hasil visum dokter menyatakan bahwa di dalam lambung Serda CT tidak ditemukan alkohol maupun racun. Laporan visum yang dikeluarkan oleh RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo menyatakan bahwa jenazah ditemukan sudah dalam kantong jenazah, tetapi pada kenyataannya tidak demikian dan tidak ada lebel mayat pada kaki jenazah.

Permintaan Rekomendasi Otopsi Ulang.

Berbagai kejanggalan yang telah dikemukakan dan diyakini bahwa proses penyelidikan dan otopsi yang telah dilakukan tidak transparan dan tidak komprehensif. Oleh oleh karena itu pihak keluarga memohon dengan hormat kepada Panglima TNI casu quo Puspom TNI dapat mengeluarkan rekomendasi untuk dilakukan otopsi ulang.

Ini dimaksudkan untuk mengetahui kebenaran minggalnya Serda CT.

“Besar harapan saya agar permohonan kami ini dapat dipertimbangkan demi terwujudnya keadilan bagi almarhum dan keluarga, atas perhatian dan kerja samanya saya ucapkan terimakasih, “pinta Sarah Liffa.(RM-02)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Langgur, Titik Awal Menjelajah KEIndahan Alam Kepulauan Kei-Maluku Tenggara

Langgur, Titik Awal Menjelajah KEIndahan Alam Kepulauan Kei-Maluku Tenggara

by admin
Januari 14, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Langgur — Di tengah meningkatnya perhatian...

Lahan Dinas PU Sah Milik Ahli Waris Josfince Pirsouw, Sekkab SBB Dituding “Tak Tahu Malu”

Lahan Dinas PU Sah Milik Ahli Waris Josfince Pirsouw, Sekkab SBB Dituding “Tak Tahu Malu”

by admin
Januari 14, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Kuasa Hukum Ahli Waris Josfince...

Danpomdam Pattimura Kolonel Choirun Bantah Lindungi Kopda MU: Proses Hukum Berjalan, Kami Tunggu Kehadiran Pelapor

Danpomdam Pattimura Kolonel Choirun Bantah Lindungi Kopda MU: Proses Hukum Berjalan, Kami Tunggu Kehadiran Pelapor

by admin
Januari 14, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon -​Isu dugaan perlindungan oknum prajurit TNI-AD...

Terbukti “Tou” Kepeng Sekolah, Mantan Kepsek SMP Negeri 9 Ambon Dituntut 8,6 Tahun Bui

Terbukti “Tou” Kepeng Sekolah, Mantan Kepsek SMP Negeri 9 Ambon Dituntut 8,6 Tahun Bui

by admin
Januari 13, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Mantan Kepala Sekolah Menengah Pertama...

Herry Jesajas Dinilai “Dosen Karbitan”, Sikap dan Kualitas Akademik Dipertanyakan

Herry Jesajas Dinilai “Dosen Karbitan”, Sikap dan Kualitas Akademik Dipertanyakan

by admin
Januari 12, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur – Herry Jesajas, Koordinator Program Studi...

PLN: Listrik 24 Jam di MBD Baru Jangkau Lima Pulau, Sejumlah Wilayah Masih 6–12 Jam

PLN: Listrik 24 Jam di MBD Baru Jangkau Lima Pulau, Sejumlah Wilayah Masih 6–12 Jam

by admin
Januari 12, 2026
0

Referensimaluku.id, Tiakur – Manajemen Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik...

Next Post
Bikin Keributan di Cafe , Rektor Bakal Panggil RS

Diduga Mabuk, Romy Tantang Pemilik Kafe JMP

Lantik 94 Pejabat Fungsional, Walikota Ambon: Menjalankan Tugas Sesuai Keahlian dan Maknai tugas sebagai Anugerah dari Tuhan

Lantik 94 Pejabat Fungsional, Walikota Ambon: Menjalankan Tugas Sesuai Keahlian dan Maknai tugas sebagai Anugerah dari Tuhan

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id