Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home LIFESTYLE

Kolaborasi Hagamoi Entertainment, Puncak Halong Official dan Joe Makailopu Satukan Indonesia Melalui Kidung Toleransi “Laeng Sayang Laeng”

Februari 15, 2025
in LIFESTYLE, MALUKU
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

REFMAL.ID, Ambon – Insiden keributan dua kelompok massa di seputaran Tugu Trikora, Kota Ambon, Maluku, pada Minggu (12/1/2025), nyaris merobek-robek lagi bingkai toleransi umat beragama yang telah dibina pascakonflik komunal berhaluan SARA (suku,agama,ras dan antargolongan) yang melanda sebagian wilayah Maluku pada awal 1999-2004 silam.

Baca Juga

Si Jago Merah Lahap Pasar Piru, Api Membesar dari Satu Kios, Sejumlah Bangunan Hangus

Bupati Maluku Tenggara Paparkan Program Prioritas Kesehatan Saat Resmikan Pustu Ohoi Wirin

Tegaskan Integritas, Seluruh Jajaran Rutan Ambon Deklarasi “Zero HALINAR”

Melalui lagu Ambon, “Laeng Sayang Laeng” , musisi muda berbakat Maluku Joseph “Joe” Makailopu berkolaborasi dengan Hagamoi Entertainment dan Puncak Halong Official memproduksi dan merilis lagu ciptaan Joe Makailopu yang dinyanyikan musisi-musisi lokal “All Artis Maluku” perpaduan Islam-Kristen untuk membina terus ikatan toleransi dan semangat hidup orang basudara dalam menyatukan Kebhinekaan Indonesia.

“Lagu ini telah dirilis di chanel Youtube Puncak Halong Official,” ujar Uthy Kaya, produser dan pemilik studio rekaman Puncak Halong Official kepada referensimaluku.id di Kafe Tradisi Joas, Jalan Said Perintah, Kota Ambon, Kamis (13/2/2025).

Uthy mengutarakan “Laeng Sayang Laeng” merupakan konsep lagu yang diberikan Joe Makailopu sebagai pencipta lagu tersebut ke pihaknya sebagai produser untuk menggugah anak-anak muda Ambon dan Maluku betapa pentingnya membina toleransi dan harmonisasi sosial.

“Target kita agar lagu ini dapat menggugah anak-anak muda untuk menjaga semangat toleransi. Kita juga ingin menyuarakan toleransi melalui lagu ini untuk menjadi perhatian terhadap musisi-musisi Maluku dan lagu-lagu lokal yang rutin menyuarakan toleransi,” seru Uthy.

Melalui lagu “Laeng Sayang Laeng”, tambah Uthy mengharapkan, masyarakat lain akan belajar dari Ambon sebagai Kota Toleransi di Tanah Air sekalipun daerah ini pernah mengalami kesusahan akibat konflik saudara berhaluan SARA.

“Target kita melalui lagu ini Ambon dapat menjadi contoh toleransi bagi daerah-daerah lain di Indonesia, sebab toleransi itu sendiri dapat menyatukan Indonesia,” papar Uthy.

Musisi senior di Maluku Semy Peimahul mengungkapkan konflik yang terjadi pada kurun 1999-2004 tidak dirasakan oleh generasi muda Maluku saat itu. Akan tetapi bentrokkan antardua kelompok massa di Tugu Trikora cukup mengagetkan banyak pihak, dan anehnya sampai saat ini belum diketahui pasti siapa-siapa pelaku sampai otak intelektualnya.

“Nah, melalui lagu ini kami dari Kapata Grup meminta bapak-bapak polisi maupun pemerintah untuk tetap mengawal dan ikut membantu musisi-musisi Maluku menyuarakan semangat dalam menjaga toleransi di daerah ini,” ringkas Semy. Direktur Hagamoi Entertainment Ilona Pattiapon menyatakan tujuan pihaknya mendirikan studio rekaman adalah merangkul, menampung dan menyalurkan talenta anak-anak muda Maluku di bidang musik.

“Kita dirikan Hagamoi Entertainment ini semata-mata agar musisi-musisi muda Maluku dapat dilirik di kancah nasional, sebab anak-anak muda Maluku juga punya potensi di banyak bidang, namun terkadang sulit berkompetisi di level nasional akibat terkendala anggaran.

Buktinya anak saya Tania Jeniver Kaya sukses meraih juara 2 putri batik remaja tingkat nasional tahun 2023 dengan biaya sendiri, ” kata Ilon. Sebagai musisi Maluku dan pencipta lagu “Laeng Sayang Laeng”, Joe Makailopu menyampaikan puji syukur ke hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa karena telah memberikan dirinya nafas hidup dan kekuatan hingga mampu berkarya dalam membuat lagu lokal bertajuk toleransi itu.

“Pertama-tama beta kasih naik terima kasih voor Tuhan Yesus yang su kasih beta nafas hidup deng kekuatan sampe beta mampu cipta lagu ini,” ucap Joe. “Selanjutnya beta ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang menjadi tangan dan jembatan bagi beta dalam menyelesaikan lagu ini. Bapak Uthy Kaya dan manajemennya dari Puncak Halong Official, Ibu Ilon Pattiapon dari Hagamoi Entertainment, Ibu Tri Ayu di Cafe Triayu, Polars, Bung Chaken Supusepa, Bung Leopold Parinussa. Beta sampaikan terima kasih juga par Bapa Adi Mairuhu yang juga anggota DPRD Kota Ambon yang selalu memberikan masukan dan bimbingan dengan hati walaupun bukan dengan materi yang mana beliau sangat mensupport dengan masukan-masukan sebagai orang tua dan tokoh muda Maluku. Hanya doa dan terimakasih Tuhan berkati dan kasih umur panjang. Terima kasih juga beta sampaikan voor Bapak Jo Kainama, Kiki Alfianty, Usi Linda Nussy, Doulos Grup, Trio Doulos, Gisel, Gideon, Bung Semy Peimahul dari Grup Kapata sebagai senior yang selalu membimbing katong musisi-musisi yang baru.

Terima kasih juga untuk pemusik kita bung Lee Kulalean. Semoga lagu ini membawa berkat bagi katong, keluarga katong samua dan masyarakat Maluku,” cetus Joe.

Di kesempatan yang sama, sebagai pendukung proyek lagu ini, Tania Jeniver Kaya mengaku bangga dan dapat dipilih sebagai duta musik menyuarakan toleransi. “Beta ucap danke banyak voor Om Joe, Papa Uthy, Mama Ilon dan Om Semy yang su libatkan beta dalam proyek lagu ini. Tentu sebagai generasi muda beta merasa bangga karena dapat berbuat bagi daerah ini melalui musik,” sebut siswa SMA Negeri 2 Ambon. Tania menyarankan anak-anak muda di Ambon tidak menyangkutpautkan insiden kecil dengan persoalan agama atau suku, ras dan golongan. “Beta sebagai anak yang lahir di tahun 2000an saja merasa takut dengar carita dari orang tatua bahwa konflik di Ambon itu bikin katong paling menderita. Karena itu mari katong jaga toleransi di kota ini agar Ambon tetap manis seperti dulu,” ajak Tania. (RM-02)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Si Jago Merah Lahap Pasar Piru, Api Membesar dari Satu Kios, Sejumlah Bangunan Hangus

Si Jago Merah Lahap Pasar Piru, Api Membesar dari Satu Kios, Sejumlah Bangunan Hangus

by admin
April 21, 2026
0

Referensimaluku.id, -PIRU – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar...

Bupati Maluku Tenggara Paparkan Program Prioritas Kesehatan Saat Resmikan Pustu Ohoi Wirin

Bupati Maluku Tenggara Paparkan Program Prioritas Kesehatan Saat Resmikan Pustu Ohoi Wirin

by admin
April 21, 2026
0

Referensimaluku.id, +Langgur — Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher...

Tegaskan Integritas, Seluruh Jajaran Rutan Ambon Deklarasi “Zero HALINAR”

Tegaskan Integritas, Seluruh Jajaran Rutan Ambon Deklarasi “Zero HALINAR”

by admin
April 20, 2026
0

Referensimaluku.id, -AMBON – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas...

Sempat Lumpuhkan Jalur Ambon–Liang, Aksi Pemalangan Angkot di Salahutu Berakhir Damai Usai Mediasi TNI-Polri

Sempat Lumpuhkan Jalur Ambon–Liang, Aksi Pemalangan Angkot di Salahutu Berakhir Damai Usai Mediasi TNI-Polri

by admin
April 20, 2026
0

Referensimaluku. Id, -Ambon– Aksi pemalangan jalan yang dilakukan...

Manajemen Maxim Harus Mengganti Biaya Pengobatan Shakira Pagaya, Pasca Lindasan Truk Pengangkut Casis TNI

Manajemen Maxim Harus Mengganti Biaya Pengobatan Shakira Pagaya, Pasca Lindasan Truk Pengangkut Casis TNI

by admin
April 20, 2026
0

Referensimaluku.id,-Ambon - Pihak Manajemen Maxim selaku penyedia jasa...

Detik-Detik Mencekam: Mobil Avanza Terhanyut Arus Kali Bobot di Werinama, Penumpang Termasuk Anak-Anak Berhasil Dievakuasi

Detik-Detik Mencekam: Mobil Avanza Terhanyut Arus Kali Bobot di Werinama, Penumpang Termasuk Anak-Anak Berhasil Dievakuasi

by admin
April 19, 2026
0

.Referensimaluku,.id, -SBT – Sebuah insiden menegangkan terjadi di...

Next Post
DPW PKB Maluku Sosialisasi Hasil Muktamar PKB 2024 dan Bimtek Simpel dan SMS PKB

DPW PKB Maluku Sosialisasi Hasil Muktamar PKB 2024 dan Bimtek Simpel dan SMS PKB

Kasus “Makan” Rp. 100 Juta Uang Pembangunan Gereja di Urimessing, Buke Tisera Meninggal Dunia, Evans Alfons Diperiksa sebagai Saksi, Andreas Wattimena Belum Dimintai Keterangan

Kasus "Makan" Rp. 100 Juta Uang Pembangunan Gereja di Urimessing, Buke Tisera Meninggal Dunia, Evans Alfons Diperiksa sebagai Saksi, Andreas Wattimena Belum Dimintai Keterangan

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id