Referensi Maluku
No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
Youtube
Facebook
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI
  • LOKAL
No Result
View All Result
Referensi Maluku
Home MALUKU SBB

Dr. Sem Touwe Buat Gaduh! Minta Maaf ke Negeri Kaibobo

Agustus 23, 2023
in SBB
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Email

REFMAL.ID,- AMBON : Bukannya sebagai akademisi memberikan pencarahan secara akademik kepada masyarakat, malah sebaliknya. Kalimatnya yang dilontarkan Dr. Sem Touwe, M.Pd dalam acara sosialisasi Pelsetarian Kesenian Tradisional yang Masyarakat Pelakunya di Hotel Amboina, Kota Piru, Selasa (22/8/2023) itu berbau provokatif.

Baca Juga

Protes Penebangan Cengkeh, Warga Siriholo Blokade Jalan Trans Seram

Si Jago Merah Lahap Pasar Piru, Api Membesar dari Satu Kios, Sejumlah Bangunan Hangus

Pulang ke SBB, Untung Sangadji Bawa “17 Lompatan Besar”: Dari Energi Air hingga Sertifikat Tanah Gratis

Ketua Program Studi (Prodi) Ilmu Sejarah pada Fakultas Keguruan

 

dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura Ambon itu diduga menyebut, Negeri Kaibobo, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian barat berada di petuanan Negeri Eti.

Kalimat Sem Touwe itu lantas di tanggapi oleh Raja Negeri Kaibobo, Alex Kuhuwael, dan para Saniri besar dari Negeri dengan gelar “Tahisane”. Mereka menuntut Doktor Ilmu Sejarah itu untuk mengklarifikasi pernyataanya. Karena, kalimatnya itu telah menyakiti hati masyarakat Negeri Kaibobo yang kaya akan adat istiadat.

Diketahui, Sem Touwe hadir sebagai pemateri dalam giat sosialisasi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten SBB. Raja Negeri Kaibobo serta 91 Raja/Kepala Desa di Bumi Saka Mese Nusa itu hadir sebagai peserta.

Kegaduhaan Sem Touwe itu membuat sosialisasi tersebut terhenti. Raja dan Saniri Negeri Kaibobo menuntut Sem Touwe untuk menarik pernytaanya serta mengkalrifikasi sikapnya itu langsung didepan awak media yang saat itu sedang meliput jalannya kegiatan sejak, Senin (21/8/2023) kemarin.

Dari video berdurasi 3 menit 11 detik yang diterima RRI Ambon itu, memperlihatkan Sem Touwe yang menggenakan kemejah batik lengan pendek itu tampil didepan awak media, Raja Negeri Kaibobo, dan para Upulatu (peserta-red) untuk mengklarfikasi pernyataannya.

Touwe mengawali kalimat klarifikasinya dengan mengayatakan, secara pribadi, dirinya menyampaikan klarifikasi atas keterlanjuran pembiacarannya menyangkut Negeri Kaibobo berada di Wilayah Eti, adalah hal yang salah. Karen itu adalah, melanggar aturan adat menurut apa yang sudah diputuskan oleh datuk-datuk dan para leluhur sebelumnya.

“Oleh sebab itu, mulai detik ini pun, saya mengkalrifikasi pernyataan saya dan semoga pernyataan ini menjadi sebuah catatan bagi kita semua untuk bisa kita kembali melihat bahwa persoalan-persoalan yang ada berkaitan dengan masalah-masalah batas, berpulang pada masing-masing yang ada di Talabati, Etibatai maupun Sapalewabatai. Tidak ada orang lain mencampuri urusan kita secara adat istiadat,” ujarnya.

Hak dan petuanan adat dari tiga batang air (Tala, Eti dan Sapalewa), kata dia, sudah diatur oleh leluhur. Orang Sapalewa bisa membicarakan persoalan di Sapalewa, orang Eti bisa membicarakan persoalan di Eti, dan Tala bisa bicarakan persoalanya di Tala.

“Oleh sebab itu didepan Kepala Saniri, Upu (Raja Negeri Kaibobo-red) saya memohon maaf beribu-ribu maaf atas semua yang saya, membuat hati masyarakat tertuam para pimpinan sudah kecewa atas tindakan atau perbuatan yang saya lakukan. Semoga ini menjadi catatan yang berharga untuk kita semua, dan saya berharap kepala saniri dan kita menjadi satu, dalam sebuah ikatan kekeluargaan mulai hari ini sampai selamanya dalam iktan Tala Eti Sapalewa,” ungkap Sem Touwe.

“Mohon maaf atas semua yang telah dilakukan hari ini, b (Saya-red) meminta maaf, terutama Upulatu dan Saniri besar,” pungkasnya menutup klarifikasi tersebut. (RM-04)

ShareTweetSendSend

BERITATERKAIT

Protes Penebangan Cengkeh, Warga Siriholo Blokade Jalan Trans Seram

Protes Penebangan Cengkeh, Warga Siriholo Blokade Jalan Trans Seram

by admin
April 25, 2026
0

Referensimaluku – Arus lalu lintas di jalur utama...

Si Jago Merah Lahap Pasar Piru, Api Membesar dari Satu Kios, Sejumlah Bangunan Hangus

Si Jago Merah Lahap Pasar Piru, Api Membesar dari Satu Kios, Sejumlah Bangunan Hangus

by admin
April 21, 2026
0

Referensimaluku.id, -PIRU – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar...

Pulang ke SBB, Untung Sangadji Bawa “17 Lompatan Besar”: Dari Energi Air hingga Sertifikat Tanah Gratis

Pulang ke SBB, Untung Sangadji Bawa “17 Lompatan Besar”: Dari Energi Air hingga Sertifikat Tanah Gratis

by admin
April 12, 2026
0

:Referensimaluku.id, -Ambon – Dari Aceh hingga Merauke, pengalaman...

Anggap Hibah Tanah ke Pemkab SBB Ilegal, Ahli Waris Josfince Pirsouw Bakal Hadang Pemprov Maluku, DPRD Maluku Dukung Mafia Tanah?

Anggap Hibah Tanah ke Pemkab SBB Ilegal, Ahli Waris Josfince Pirsouw Bakal Hadang Pemprov Maluku, DPRD Maluku Dukung Mafia Tanah?

by admin
April 5, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Ahli waris Josfince Pirsouw menganggap...

Lebih Awal Rayakan Idul Fitri, Warga Buano Utara Sholat Id dengan Khusyuk

Lebih Awal Rayakan Idul Fitri, Warga Buano Utara Sholat Id dengan Khusyuk

by admin
Maret 17, 2026
0

Referensimaluku. Id, -BUANO – Warga Desa Buano Utara, Kecamatan...

Anggota DPRD SBB Berangkat ke Jawa Tinggalkan Hutang Rp 66 Juta ke Pemilik Travel 

Anggota DPRD SBB Berangkat ke Jawa Tinggalkan Hutang Rp 66 Juta ke Pemilik Travel 

by admin
Maret 13, 2026
0

Referensimaluku.id, Ambon - Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat...

Next Post
Kajati Maluku Lantik Muhammad Novel Sebagai Kejari Aru

Kajati Maluku Lantik Muhammad Novel Sebagai Kejari Aru

Lima Pemain Muda Maluku Berpeluang Lolos Mengikuti TC Rans Nusantara Di Yogyakarta.

Lima Pemain Muda Maluku Berpeluang Lolos Mengikuti TC Rans Nusantara Di Yogyakarta.

Discussion about this post

Popular Stories

  • Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    Kisah Pasutri Petinju Maluku, Berulang Kali Sumbang Medali di PON, 15 Tahun Honor Tak Diangkat PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima ABK Sabuk Nusantara 103 Babak Belur Dihajar Oknum TNI dan Brimob, Yermias Minta Danyon dan Dansat Bersikap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bawa Malut United ke Posisi 3 Liga I, Imran Nahumarury Justru Keluar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Jalan Kaka Sani Tawainella, Sampai “Baku Dapa” Glend Fredly Latuihamallo di Tengah Cahaya Sorgawi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Delapan Wakil Rakyat Maluku di Senayan Membisu dan “Omong Kosong”, Anggota DPR RI Asal Sulut Bantu Heins Songjanan Siap Dilantik Tamtama TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedomam Media Cyber

© 2022 referensimaluku.id

No Result
View All Result
  • NASIONAL
  • MALUKU
    • AMBON
    • KKT
    • MALRA
    • MALTENG
    • MBD
    • SBB
    • SBT
    • TUAL
    • ARU
    • BURSEL
    • BURU
  • DESA
  • HUKRIM
  • RAGAM
  • OLAHRAGA
    • LIGA 3 MALUKU
    • ALL SPORT
  • OPINI
  • EDITORIAL
  • EKONOMI

© 2022 referensimaluku.id