Referensimaluku.id, –Tual – Kunjungan puluhan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 74 Tual ke Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Kapak yang sandar di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga edukatif. Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas wawasan generasi muda mengenai dunia kemaritiman, pertahanan negara, serta menanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Tual, Haerul, mengatakan kunjungan edukatif tersebut memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengenal secara langsung tugas dan fungsi kapal perang TNI Angkatan Laut, sekaligus memahami peran strategisnya dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
“Tujuan kami membawa anak-anak ke KRI ini adalah sebagai bagian dari wisata edukasi. Mereka diperkenalkan secara langsung dengan tugas dan fungsi kapal perang serta peran penting TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan Indonesia,” ujar Haerul saat diwawancarai awak media, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, sebagian besar siswa selama ini hanya mengenal kapal penumpang maupun kapal feri yang beroperasi di wilayah kepulauan. Karena itu, melihat secara langsung kapal perang dengan berbagai teknologi dan sistem operasionalnya menjadi pengalaman baru yang mampu menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus kebanggaan terhadap kekuatan maritim Indonesia.
“Kami berharap kegiatan ini menambah wawasan mereka tentang dunia kemaritiman dan pertahanan negara. Dengan melihat langsung kapal perang, anak-anak memiliki pengetahuan yang lebih luas serta gambaran mengenai berbagai pilihan karier di masa depan, baik di TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, maupun profesi lainnya,” katanya.
Selain memperkenalkan alat utama sistem persenjataan negara, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana pembentukan karakter. Haerul menilai lingkungan militer yang identik dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat pengabdian dapat menjadi contoh positif bagi para siswa.

“Banyak anak-anak kami berasal dari lingkungan yang membutuhkan perhatian dan pembinaan lebih. Dengan melihat langsung budaya disiplin yang diterapkan di lingkungan militer, kami berharap nilai-nilai tersebut dapat mereka terapkan di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, pihak sekolah memberikan tugas kepada para siswa untuk menuliskan kembali pengalaman dan informasi yang mereka peroleh selama berada di atas KRI Kapak. Langkah ini dilakukan agar pengetahuan yang diperoleh dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan.
“Kami meminta para siswa membuat review dan catatan tentang apa yang mereka lihat dan pelajari. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga memiliki nilai pendidikan yang kuat,” jelas Haerul.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan Lanal Tual beserta seluruh jajaran yang telah menerima dan memfasilitasi kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan institusi pertahanan merupakan investasi penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan, serta kecintaan terhadap dunia maritim Indonesia.
“Atas nama sekolah dan seluruh peserta, kami mengucapkan terima kasih kepada Komandan Lanal Tual dan seluruh jajaran yang telah menerima serta memfasilitasi kunjungan ini. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut demi mendukung pembinaan dan pengembangan karakter anak-anak di masa mendatang,” tutupnya. (RM-07)










Discussion about this post