Referensimaluku.id, -TIDORE– Elite Pro Academy (EPA) Malut United mencatatkan pencapaian gemilang di Stadion Marimoi, Kota Tidore Kepulauan. Dua tim muda andalan mereka, U-18 dan U-20, sukses menembus partai final usai menaklukkan Bali United dalam laga krusial, Minggu (3/5/2026).
Tim U-18 tampil penuh determinasi dalam pertandingan sengit yang berakhir dengan skor 2-1. Gol pembuka dicetak Faisal Ade pada menit ke-36, membawa Malut United unggul hingga turun minum. Bali United sempat menyamakan kedudukan lewat I Ketut Bagus Surya di menit ke-63, membuat tensi pertandingan meningkat.
Namun, respon cepat ditunjukkan tim tuan rumah. Pemain pengganti Orgenes Liberti Hotjum menjadi pembeda setelah mencetak gol kemenangan hanya empat menit berselang. Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir, memastikan tiket final sekaligus mengantar Malut United U-18 ke puncak klasemen dengan 73 poin, unggul tipis dari Persib Bandung.

Sepanjang musim, Malut United U-18 tampil konsisten dengan catatan 22 kemenangan dari 32 laga, ditambah tiga hasil imbang dan tujuh kekalahan.
Sementara itu, tim U-20 juga tak kalah impresif. Anak asuh Edwin Umbas dan Bambang Andrianto menundukkan Bali United U-20 dengan skor meyakinkan 2-0. Gol kemenangan dicetak Rizki Ahmad pada menit ke-52 dan Mardani Madjid sepuluh menit kemudian.
Performa stabil mengantarkan Malut United U-20 ke final dengan koleksi 67 poin, hasil dari 21 kemenangan, empat imbang, dan tujuh kekalahan sepanjang kompetisi.
Direktur EPA Malut United, Hengky Oba, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian bersejarah ini. Ia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim.
“Ini hasil dari kerja keras pemain, pelatih, dan seluruh ofisial. Terutama para pemain U-18 dan U-20 yang telah berjuang luar biasa di setiap pertandingan,” ujarnya.
Hengky juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari manajemen dan owner klub yang terus memberikan motivasi serta fasilitas terbaik bagi tim.
Selain itu, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, khususnya Wali Kota, atas dukungan fasilitas selama Malut United menjadikan Tidore sebagai home base.
“Dukungan Pak David Glen dan Kenneth sangat besar dalam memberi motivasi dan fasilitas serta finansial buat klub, dan tak lupa juga mengucapkan terimakasih buat pemerintah daerah Tidore yang memberikan pelayanan terbaik dan membuat tim merasa nyaman dan fokus dalam bertanding, ” katanya.
Tak lupa, Hengky menyampaikan penghormatan kepada panitia pelaksana EPA yang dinilai sukses menggelar kompetisi secara profesional.
Menghadapi partai final, baik tim U-18 maupun U-20 disebut akan menjalani persiapan seperti biasa. Hengky optimistis peluang juara tetap terbuka lebar.
“Kami akan fokus mempersiapkan tim. Soal hasil, kami serahkan kepada Tuhan. Kalau memang sudah rezeki menjadi juara, tidak ada yang bisa menghalangi,” tegasnya.
Di partai puncak nanti, Malut United dijadwalkan menghadapi Persija, dengan harapan mampu menutup musim dengan gelar juara di dua kategori sekaligus. (RM-06)








Discussion about this post