Referensimaluku.id, –SEMARANG– Laskar Kie Raha, julukan bagi Malut United, menunjukkan taringnya dalam laga pekan ke-31 BRI Super League 2025-2026. Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Sabtu (5/2/2026), tim kebanggaan masyarakat Maluku Utara dan Maluku ini berhasil menghancurkan pertahanan Persis Solo dengan skor telak 5-2.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Malut United di urutan keempat klasemen sementara dengan koleksi 52 poin, unggul satu angka dari Persebaya yang berada di posisi kelima.
Pertandingan dibuka dengan tekanan dari Persis Solo. Keunggulan tamu sempat diraih melalui gol Bruno Gomes pada menit ke-15. Namun, respon Malut United datang dengan sangat cepat dan mematikan.

Menjelang akhir babak pertama, David Da Silva muncul sebagai pahlawan utama. Striker asal Brasil tersebut mencatatkan hattrick (tiga gol) secara beruntun, langsung membalikkan keadaan menjadi 3-1 untuk keunggulan Laskar Kie Raha saat istirahat.
Memasuki babak kedua, dominasi Malut United terus berlanjut. Nilson Junior menambah keunggulan menjadi 4-1 pada menit ke-50, disusul oleh Yakob Sayuri yang mencetak gol kelima pada menit ke-69. Persis Solo hanya mampu mencetak satu gol tambahan melalui Arkhan Kaka pada menit ke-78, sebelum wasit meniup peluit panjang. Skor akhir 5-2 menjadi milik Malut United.
Salah satu kunci kemenangan malam itu adalah efektivitas serangan, khususnya dari situasi bola mati (set-piece). Tiga dari lima gol Malut United lahir dari eksekusi sepak pojok. Dua di antaranya diselesaikan dengan dingin oleh David Da Silva, sementara satu gol lainnya dicetak oleh Nilson Junior.

Statistik pertandingan menunjukkan ketajaman klinis Laskar Kie Raha. Meski kalah dalam penguasaan bola (34% berbanding 66% milik Persis Solo), Malut United mampu menciptakan 5 gol dari hanya 7 upaya tendangan tepat sasaran (on target). Ini membuktikan bahwa strategi counter-attack dan eksploitasi celah defensif lawan berjalan sempurna.
Pelatih Kepala Malut United, Hendri Susilo, mengungkapkan bahwa skema bola mati tersebut memang menjadi fokus latihan intensif dalam beberapa pekan terakhir.
“Memang skema tersebut merupakan hal yang sudah berulang kali kami lakukan dalam sesi latihan. Alhamdulillah, malam ini berjalan lancar,” ujar Coach Hendri.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas para pemainnya yang tidak goyah meski sempat tertinggal lebih dulu.

“Apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan para pemain Malut United malam ini. Saya sangat menghormati kerja keras dan keinginan mereka untuk memenangkan pertandingan yang begitu luar biasa. Kerja keras seluruh tim, mulai dari pemain, pelatih, hingga staf medis, akhirnya berbuah tiga poin manis,” tambah Hendri.
Sementara itu, perwakilan pemain, Tri Setiawan, turut bersyukur atas hasil positif ini. “Alhamdulillah, kami dapat memenangkan pertandingan. Pemain, pelatih, dan seluruh tim telah bekerja keras dan hasilnya kami bisa mendapatkan tiga poin,” katanya dalam sesi mixed zone.
Lanjut Hadapi PSIM Yogyakarta
Dengan kemenangan ini, moral tim Malut United meningkat drastis menjelang laga krusial berikutnya. Pada pekan ke-32, Laskar Kie Raha akan bertandang ke Stadion Sultan Agung, Bantul, untuk menghadapi PSIM Yogyakarta pada Minggu (10/5/2026). Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT.
Coach Hendri menutup konferensi pers dengan ucapan terima kasih kepada suporter. “Terima kasih atas dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Maluku Utara dan Maluku malam ini. Terus dukung kami di mana pun kalian berada,” pungkasnya.(RM-06)








Discussion about this post