Referensimaluku.id, -SEMARANG– Klub BRI Super League 2025-2026, Malut United, resmi mengumumkan perubahan venue untuk pertandingan kandang mereka melawan Persis Solo. Laga lanjutan pekan ke-31 yang semula dijadwalkan di Ternate, kini akan diselenggarakan di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Sabtu (2/5/2026).
Keputusan strategis ini diambil manajemen Laskar Kie Raha setelah mempertimbangkan berbagai faktor nonteknis, terutama terkait padatnya jadwal pertandingan dan keterbatasan mobilitas logistik serta transportasi udara di wilayah timur Indonesia saat ini.
Chief Operating Officer (COO) Malut United, Willem D. Nanlohy, menjelaskan bahwa tim menghadapi jadwal yang sangat padat dalam kurun waktu singkat. Sebelumnya, Malut United baru saja menjalani laga tandang melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (28/4). Setelah itu, mereka harus segera bersiap menghadapi Persis Solo, sebelum kembali terbang ke Yogyakarta untuk melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (10/5).

“Kami menghadapi jadwal yang berdekatan antara pertandingan melawan PSBS Biak, Persis Solo, dan PSIM Yogyakarta. Di sisi lain, situasi transportasi udara yang terbatas saat ini cukup menyulitkan mobilitas tim,” ujar Willem D. Nanlohy dalam keterangannya.
Nanlohy menambahkan, pemilihan Stadion Jatidiri di Semarang dianggap sebagai solusi tengah yang paling efektif. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di jalur perjalanan antara Sleman (Yogyakarta) dan rencana perjalanan selanjutnya, sehingga memungkinkan tim untuk mempersiapkan diri secara optimal tanpa terkendala kelelahan akibat perjalanan jauh yang berulang kali.
“Melihat situasi tersebut, kami memilih Stadion Jatidiri sebagai solusi terbaik agar tim tetap dapat mempersiapkan diri dengan optimal demi menuai hasil terbaik,” jelasnya.
Laga Tanpa Penonton
Dalam pengumuman resmi tersebut, manajemen Malut United juga menegaskan bahwa pertandingan melawan Persis Solo di Stadion Jatidiri akan digelar tanpa kehadiran penonton (closed door). Hal ini kemungkinan besar berkaitan dengan status “kandang darurat” serta regulasi keamanan dan tiket yang mendadak.
Meski demikian, manajemen klub mengajak seluruh suporter setia Malut United untuk tetap memberikan dukungan moral dan doa dari mana pun mereka berada. Dukungan virtual diharapkan dapat menjadi semangat tambahan bagi para pemain Laskar Kie Raha untuk meraih poin penuh di tanah Jawa.
Dengan perubahan venue ini, fokus Malut United kini sepenuhnya tertuju pada pemulihan kondisi fisik pemain pasca laga melawan PSBS Biak, serta taktik khusus untuk membungkam Persis Solo di Semarang. (RM-06)








Discussion about this post