Referensimaluku.id, -Ambon – Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 resmi dibuka di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan keamanan, serta membangun kebersamaan antara petugas dan warga binaan.
Acara pembukaan dihadiri jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, para kepala UPT, pejabat administrator dan pengawas, serta seluruh pegawai dan warga binaan.
Ranagkaian kegiatan HBP ke-62 akan berlangsung selama 12 hari, mulai 9 hingga 27 April 2026. Berbagai program telah disiapkan, mulai dari penguatan keamanan hingga kegiatan sosial dan perlombaan.
Ketua panitia , Anita Mesack, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam rutan, mencegah penyalahgunaan narkoba melalui tes urine bagi pegawai dan warga binaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui donor darah dan bakti sosial bagi keluarga warga binaan.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas dan kreativitas,” ujarnya.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi razia blok hunian, tes urin, donor darah, bakti sosial, serta berbagai perlombaan seperti gawang mini, bola voli, catur, domino, hingga lomba kebersihan kamar hunian.
Dari pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan tercipta kondisi rutan yang lebih aman dan kondusif, meningkatnya kesadaran akan pentingnya disiplin dan integritas, serta terbangunnya suasana yang lebih positif dan produktif di lingkungan pemasyarakatan.
Sementara itu, Kakanwil Pemasyarakatan Maluku menegaskan bahwa Hari Bakti Pemasyarakatan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi tentang nilai kemanusiaan dalam sistem pemasyarakatan.
“Pemasyarakatan adalah tentang manusia, tentang harapan, dan kesempatan untuk menjadi lebih baik. Tidak boleh ada sekat antara petugas dan warga binaan. Semua harus saling mendukung dalam suasana yang positif dan humanis,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi ragam kegiatan yang dinilai mampu memperkuat kebersamaan.
Namun, ia mengingatkan agar seluruh perlombaan berjalan sportif dan tidak menimbulkan potensi konflik.
“Kegiatan ini harus murni hiburan dan kebersamaan. Jangan sampai ada hal-hal lain yang justru merusak suasana,” pesannya.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Rutan Ambon diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan yang lebih humanis, sekaligus memperkuat komitmen menuju pemasyarakatan yang berintegritas, aman, dan berorientasi pada kemanusiaan.(RM-06)










Discussion about this post