Referensimaluku.id, -Ambon – Rektor Universitas Pattimura, Fredy Leiwakabessy, menegaskan pentingnya penguatan karakter mental dan spiritual bagi mahasiswa sebagai fondasi utama dalam membentuk insan akademis yang utuh dan berintegritas.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Program Bina Mental dan Spiritual yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Rabu (11/3), di Auditorium Universitas Pattimura.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan civitas akademika dalam suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi di bulan suci Ramadan. Ia juga mengapresiasi kehadiran pimpinan perguruan tinggi mitra yang turut memberikan tausiyah dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, selama kurang lebih dua tahun terakhir, Universitas Pattimura secara konsisten menjalankan program penguatan mental dan spiritual yang digelar rutin setiap bulan. Program ini dikoordinasikan oleh rektorat pada minggu pertama, sementara pelaksanaannya di minggu berikutnya dilanjutkan oleh fakultas-fakultas.
“Program ini terbukti mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan menciptakan suasana akademik yang damai serta kondusif. Ketenangan batin dan keharmonisan kampus berawal dari kekuatan spiritual dan keimanan setiap individu,” ujar Rektor.
Ia menambahkan, kekuatan iman menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Menurutnya, setiap persoalan dapat disikapi dengan bijaksana apabila seseorang memiliki mental dan spiritual yang kokoh.
“Jika keimanan dan spiritualitas kuat, maka berbagai persoalan dapat dihadapi dengan bijaksana, dan keberkahan akan mengikuti,” tegasnya.
Rektor juga mengingatkan bahwa kehidupan selalu diwarnai oleh dua sisi, yakni kebaikan dan tantangan. Namun dinamika tersebut tidak boleh memicu perpecahan, melainkan harus dihadapi dengan kedewasaan dan sikap saling menghargai.
Dalam kesempatan itu, ia turut memberikan apresiasi kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni yang dinilai konsisten mengelola dinamika kemahasiswaan secara konstruktif.
Menutup sambutannya, Rektor berharap mahasiswa Universitas Pattimura dapat terus berkembang menjadi insan cendekia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman moral dan budi pekerti.
“Kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan integritas karakter. Itulah tujuan utama pendidikan tinggi,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan Grace Latuheru sebagai pemateri, dan ditutup dengan ceramah Ramadan oleh Abidin Wakanno. (RM-06)










Discussion about this post