Referensimaluku.id, Tiakur – Menjelang arus mudik Lebaran, pihak pelabuhan di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya memastikan kesiapan pelayanan transportasi laut bagi masyarakat. Namun demikian, operasional pelayaran masih dipengaruhi kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
Penilik Kelaiklautan Kapal pada Kantor UPP Kelas III Wonreli, Engel Soplanit, saat ditemui Referensimaluku.id di ruang kerjanya, Jumat (06/03/2026),menjelaskan, saat ini sejumlah kapal masih berlindung akibat cuaca sehingga jadwal pelayaran tetap menyesuaikan kondisi di lapangan. Meski begitu, pihaknya memastikan pelayanan tetap disiapkan untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kesiapan tetap ada. Tugas kami tetap melayani masyarakat, tetapi untuk pelayaran sangat tergantung operator kapal dan kondisi cuaca,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program tiket kapal gratis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju Ambon. Program tersebut diberlakukan pada KM Cantika Lestari 77B.
Adapun kuota yang disediakan mencapai 600 penumpang dari sejumlah wilayah di Maluku Barat Daya, dengan rincian Damer–Ambon sebanyak 100 orang, Moa–Ambon 300 orang, Leti–Ambon 50 orang, Kisar–Ambon 100 orang, serta Lurang–Ambon 50 orang. Kuota tersebut berlaku sama untuk perjalanan pergi maupun kembali.
“Masyarakat yang ingin mendapatkan tiket gratis dapat datang langsung ke pelabuhan setempat untuk mendaftar dengan membawa fotokopi KTP dua lembar dan kartu keluarga satu lembar. Data tersebut nantinya akan dimasukkan dalam manifest penumpang,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendaftaran dilakukan di pelabuhan keberangkatan masing-masing. Penumpang yang berangkat dari Ambon harus melakukan pendaftaran di Ambon melalui perusahaan pelayaran.
Sementara terkait anggaran, pihak pelabuhan daerah tidak mengelola program tiket gratis tersebut karena seluruh kebijakan dan pendanaan berada di tingkat pusat.
“Kami di daerah hanya melaksanakan pengawasan dan pelayanan. Untuk program tiket gratis itu semuanya terpusat,” katanya.
Pihak pelabuhan juga berencana membuka posko pelayanan arus mudik Lebaran, namun pelaksanaannya masih menunggu hasil rapat dari kantor pusat. (RM-05)










Discussion about this post