Referensimaluku.id, -Ambon – Universitas Pattimura (Unpatti) kembali melahirkan enam Guru Besar dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Universitas yang digelar di Aula Rektorat Unpatti, Rabu (11/2).
Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia tentang kenaikan jabatan akademik/fungsional dosen.
Enam Guru Besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Henry Junus Wattimanela, S.Si., M.Si (Statistika Spasial – Fakultas Sains dan Teknologi), Prof. Dr. Imanuel Berly Delvis Kapelle, S.Si., M.Si (Kimia Bahan Alam – Fakultas Sains dan Teknologi), Prof. Dr. Wilma Akihary, S.Pd., M.Hum (Pendidikan Bahasa Linguistik – FKIP), Prof. Dr. Wilma Latuny, ST, M.Si, M.Phil., Ph.D (Kecerdasan Buatan – Fakultas Teknik), Prof. Dr. Ir. Pieter Th. Berhitu, ST, MT (Pengelolaan Wilayah Pesisir – Fakultas Teknik), serta Prof. Dr. Kalvin Karuna, M.Pd (Didaktik Metodik Pembelajaran Bahasa Jerman – FKIP).
Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd mengatakan, pengukuhan Guru Besar bukan sekadar seremoni akademik, tetapi momentum penting untuk memperkuat peran universitas dalam menjawab tantangan pembangunan daerah dan nasional.
Menurutnya, berbagai orasi ilmiah para Guru Besar mencerminkan kontribusi keilmuan multidisipliner yang relevan dengan kebutuhan pembangunan Maluku sebagai wilayah kepulauan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, S.Sos berharap bertambahnya Guru Besar di Unpatti dapat memperkuat pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Ia menegaskan bahwa para Guru Besar merupakan aset strategis yang diharapkan mampu berkontribusi dalam perumusan kebijakan serta penyelesaian berbagai persoalan pembangunan daerah berbasis kajian ilmiah. (RM-06)










Discussion about this post