Referensimaluku.id, Ambon – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menghadiri “Temu Tokoh Lintas Agama” yang diselenggarakan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari kunjungan kerja Menag Nasaruddin untuk memperkuat dialog dan kerukunan umat beragama di Maluku.
Dalam acara tersebut, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Maluku, Kasrul Selang. Kehadiran Menteri Agama disambut sebagai sumber inspirasi dan energi positif bagi para pembimbing serta penyuluh keagamaan di Maluku.
Melalui sambutan yang dibacakan oleh Kasrul Selang, Gubernur Lewerissa menekankan pentingnya komunikasi intensif untuk meminimalisir salah persepsi (misperception) antarumat beragama. Pemerintah Provinsi Maluku memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini sebagai wadah strategis untuk membangun rasa saling percaya dan merawat kedamaian demi stabilitas sosial daerah.
“Mendengar itu juga menyempurnakan kepribadian,” kutip Kasrul Selang saat membacakan sambutan Gubernur Lewerissa, yang juga berharap agar budaya saling mendengar antarumat beragama di Maluku dapat terus tumbuh dengan baik.
Pela Gandong sebagai Modal Sosial Persaudaraan
Pemprov Maluku menegaskan bahwa nilai luhur “Pela Gandong” dan semangat “Hidup Orang Basudara”tetap menjadi fondasi kokoh dalam menjaga persaudaraan di tengah keberagaman suku dan agama. Tokoh agama dipandang sebagai pilar utama yang mampu menjadi penyejuk umat sekaligus teladan persaudaraan sejati bagi generasi muda.
Melalui pertemuan ini, diharapkan lahir pemikiran-pemikiran konstruktif untuk Memperkokoh toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Maluku, Mencegah potensi konflik sosial sejak dini melalui deteksi dini oleh para tokoh agama, Menciptakan ekosistem pendidikan dan kehidupan beragama yang inklusif serta harmonis.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Maluku, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Dr. Haji Yamin, S.Pd.,M.Pdl., serta para pimpinan umat dan lembaga keagamaan di Maluku. (RM-02)










Discussion about this post