Referensimaluku. Id, – Ambon – Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku serta PAUD Sadar Lingkungan, Pertamina menggelar Program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) melalui kegiatan Kelas Parenting Tamasya Darling di Kota Ambon, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pola pengasuhan psikososial yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Program tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina dalam membangun kualitas keluarga di sekitar wilayah operasional perusahaan.
AFT Manager AFT Pattimura, Febri Nur Faizin, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti secara langsung oleh 40 wali murid dan tenaga pendidik PAUD Sadar Lingkungan. Selain itu, antusiasme peserta juga terlihat melalui kehadiran lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring melalui YouTube dan Zoom.

“Kegiatan ini merupakan salah satu pilar penting dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BKKBN Provinsi Maluku, Ibu Psikolog Novi Ernilawati, serta PAUD Sadar Lingkungan atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin sehingga Kelas Parenting Tamasya Darling dapat terlaksana dengan baik,” ujar Febri.
Ia berharap, program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka, sekaligus berkontribusi terhadap masa depan generasi penerus bangsa. “Harapannya, Kelas Parenting Tamasya Darling mampu membawa dampak positif bagi kita sebagai orang tua dan bagi masa depan anak-anak kita,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dr. Mauliwaty Bulo, M.Si, mengapresiasi inisiatif Pertamina yang mendorong kolaborasi multipihak dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya keluarga dan anak.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kelas Parenting Tamasya Darling ini sangat baik dan tepat karena mengajak orang tua untuk hadir dan terlibat aktif. Kualitas interaksi orang tua dan anak memiliki dampak jangka panjang terhadap masa depan bangsa. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk berkolaborasi demi pengembangan masyarakat,” jelas dr. Mauliwaty.
Fokus pada Pertumbuhan Psikososial Anak Kelas parenting ini menghadirkan Novi Ernilawati, M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Novi menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing anak melalui setiap fase pertumbuhan, tidak hanya dari aspek gizi dan fisik, tetapi juga dari sisi psikososial.
“Anak-anak memiliki fase pertumbuhan psikososial yang berbeda di setiap usia. Peran orang tua adalah memfasilitasi dan membimbing anak agar mampu mencapai target pertumbuhan di setiap fase tersebut secara optimal,” ungkap Novi di hadapan para peserta yang tampak antusias mengikuti sesi diskusi.
Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit, menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak dapat dilepaskan dari peran aktif orang tua di rumah.
“Guru pertama bagi anak adalah orang tua sendiri. Di sekolah anak belajar secara formal, namun dari orang tua mereka belajar tentang adab, sopan santun, serta pembentukan kepribadian,” tuturnya.
Program Kelas Parenting Tamasya Darling diharapkan dapat terus menjadi wadah edukasi berkelanjutan bagi para orang tua dan pendidik. Sejalan dengan visi Pertamina Patra Niaga, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan Pendidikan Berkualitas serta Kesejahteraan Sosial bagi masyarakat. (RM-07)










Discussion about this post