Referensimaluku.id, Ambon – Warga Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, mengalami krisis air bersih selama satu bulan lebih akibat buruknya pelayanan PT Dream Sukses Airindo (DSA) hingga membuat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena marah besar terhadap buruknya di kinerja PT DSA.
Bukan saja warga Batu Merah, namun juga krisis air bersih juga terjadi di Kelurahan Pandan Kasturi hingga warga sulit mendapatkan air sebagai imbas buruknya pelayanan PT DSA. Wattimena menegaskan bahwa Pemerintah maupun swasta yang mengelola air bersih kepada masyarakat musti bertanggung jawab, dan dia harus punya konsep pelayanan secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, maintenance perbaikan premajaan dan peralatan dari pompa itu musti terus dilakukan dari waktu ke waktu, tegasnya. Wattimena meminta kepada PT DSA untuk segera mengambil langkah untuk mempercepat proses perbaikan jaringan tersebut kalau tidak Pemerintah Kota Ambon akan menggugat PT DSA karena tidak melakukan pelayanan yang baik kepada masyarakat, tegasnya.
Pemerintah Kota Ambon sementara mengoperasikan empat mobil thanki air untuk membantu masyarakat di Batu Merah, Karang Panjang, Pandang Kasturi, dan Galunggun untuk mendapat air gratis.
“Mungkin tidak memenuhi semua tapi itulah kemampuan kami pemerintah Kota Ambon hanya empat mobil thanki untuk membagi secara terus menerus kepada seluruh masyarakat di beberapa wilayah tersebut,”ujar Wattimena.
“Dengan harapan paling tidak bisa bantu mereka selama krisis air ini. Kami berharap kedepan pemerintah Kota Ambon bisa mengelola air bersih di wilayah – wilayah itu, karena kalau pemerintah Kota mengelola saya jamin bahwa kami mengelola dengan baik,” pungkas Wattimena. (RM-02)










Discussion about this post