Referensimaluku.id, Ambon – Menjelang perayaan Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 1 Januari 2026, Persatuan Umat Budha Indonesai (Permabudhi) Maluku mengelar Bakti Sosial bersama warga di kompleks Rukun Warga RT006/RW007 Gunung Nona, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, Minggu (21/12) pagi hingga petang.
Turut hadir di Baksos Permabudhi Maluku, antara lain Asisten I Setda Maluku Dr. Djalaludin Salampessy, Lurah Benteng, Ambon, R. M. David Fenanlampir, S.STP, Ketua-ketua RT 006/ RW007, warga serta Pengurus Permabudhi Maluku dan tamu undangan lainnya.
Baksos meliputi Pengobatan Gratis, Pembagian Sembako, Pembagian Voucher Belanja Murah untuk Pembelian Barang (Minyak Kelapa, Mentega plus Sabun Cair), dan Baju Murah.
Mengawali Kegiatan tersebut, Lurah Benteng R. M. David Fenanlampir, dalam sambutan singkatnya, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pengurus Permabudhi Maluku yang telah melaksanakan Baksos dengan berbagi Kasih bersama warganya.
“Semoga di hari baik ini, jelang Natal dan Tahun Baru 2026, menjadi tali silaturahmi antarumat beragama dan berkat bagi sesama selalu,” ringkasnya.
Ketua Permabudhi Maluku Aline Pinontoan mengatakan Kegiatan berbagi kasih ini merupakan kegiatan umat Buddha, yakni turut bermudita artinya adalah turut bersuka cita dengan warga di sekitar Vihara yang sebentar lagi akan merayakan Natal.
“Untuk itu, kami juga memfasilitasi dengan memberikan sedikit bantuan kemudian juga ada pemeriksaan kesehatan gratis, ada bazar, pasar murah, ada barang-barang preloved yang bisa kami jual, serta fasilitasi di sini,” ujarnya.
“Harapan kami, semoga dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan lagi, rasa kebersamaan kita, untuk ke depannya kita juga, bisa melakukan kegiatan-kegiatan lainnya yang bisa menyatukan, yang bisa membentuk satu keharmonisan bersama-sama,” ucapnya.
“Tak lupa saya berterima kasih atas kehadiran Asisten 1 Pemerintah Provinsi Maluku Pak Salampessy dan Lurah Benteng Pak Fenanlampir. Terima kasih atas kehadiran dan dukungannya yang sudah berkenan hadir, memberikan kata sambutan”.
“Ini adalah suatu kehormatan dan penyemangat bagi kita semua karena kehadiran beliau-beliau ini menjadi simbol bahwa pemerintah ada dengan masyarakat, bisa berjalan bersama dalam membangun kepedulian sosial,” sebutnya.
“Ucapan terima kasih yang tulus kami sampaikan kepada para ketua RT yang berperan sebagai penghubung kami, Panitia, dengan masyarakat. Kemudian juga kami ucapkan terima kasih kepada tim dokter yang sudah meluangkan waktu dan keahliannya demi pengabdian kepada kemanusiaan.
Teruntuk juga untuk donator dan sahabat kebajikan semoga kegiatan ini akan terus membawa manfaat bagi kita semua, karena kami percaya kepedulian kecil yang dilakukan bersama akan berdampak besar bagi kehidupan sosial kita,” tutup Pinontoan.
Di tempat yang sama Asisten I Setda Pemda Maluku Dr Djalaludin Salampessy dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Provinsi Maluku sangat memberikan apresiasi dan suport, karena kegiatan seperti ini sangat membutuhkan perhatian khusus, dan warga sekitar adalah bagian yang tidak terpisahkan.
“Kita bukan hanya hidup berdampingan, tetapi hidup bersama. Dari kebersamaan itulah akan tumbuh ekosistem yang saling mempengaruhi. Kita harus bisa mempengaruhi warga untuk menyongsong hari-hari baik, seperti 25 Desember dan 1 Januari 2026. Kebaikan-kebaikan ini akan menopang kebahagiaan kita”.
“Kebahagiaan itu tidak bisa lepas dari orang di sekitar kita, dan apa yang Ibu Alin dan seluruh umat Buddha di bawah Permabudhi sangat luar biasa dalam mewujudkan tujuan mulia untuk membangun seluruh manusia agar bahagia, dan jika manusia bahagia, alam pun akan bahagia”.
“Kami berharap manfaatkan Kegiatan hari Ini, karena hari ini diadakan pembagian voucher belanja dan pemeriksaan kesehatan. Manfaatkanlah sebaik-baiknya agar kita bisa menjalani hari-hari ke depan dengan lebih baik”.
“Ini adalah sentuhan hati dan nurani yang luar biasa dari Ibu Alin dan teman-teman semua yang beragama Buddha. Perlu didorong agar kegiatan seperti ini dilakukan sesering mungkin. Sebab kepedulian dan kebersamaan ini, Kita juga perlu memberikan perhatian pada bencana besar di Sumatera. Jika tidak mampu memberi bantuan materi, cukup dengan doa. Ketika kita bahagia, alam akan bahagia, dan kita semua akan menumbuhkan semangat kolektivitas untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik”.
“Negeri ini butuh kita semua” dan Rumah ibadah ini adalah bagian untuk kita semua. Kepedulian seperti inilah yang perlu kita wujudkan sebagai bagian dari toleransi dan kebersamaan. Menjalin hubungan baik adalah bagian yang dianjurkan dalam setiap agama”.
“Sebab tidak ada batas yang mengajurkan untuk kebaikan-kebaikan itu ada, sehingga bersama kita maju untuk Maluku pung bae, beta par Ambon Ambon par semua”.
“Terima kasih banyak kepada Ibu Alin dan semua Pengurus Permabudhi yang telah melihat keluarga kita di sekitar. Semoga kemanfaatan ini terwujud dalam ucapan terima kasih berupa doa untuk kebahagiaan,” demikian Salampessy menutup sambutannya. (RM-02)










Discussion about this post